SketsaNusantara.id - Ketika mendengar kata "gurun," banyak orang membayangkan hamparan pasir kering seperti Gurun Sahara.
Namun, Indonesia juga memiliki gurun yang menakjubkan di Yogyakarta, yakni Gumuk Pasir Jogja.
Sejak viral pada awal 2018, Gumuk Pasir Parangkusumo telah menjadi magnet bagi wisatawan yang mencari pengalaman liburan yang tak biasa.
Dengan luas 2 kilometer yang membentang dari Sungai Opak hingga Pantai Depok, Gumuk Pasir menawarkan panorama eksotis dan aktivitas yang mengesankan.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube aa jago, Gumuk Pasir Jogja ini menjadi salah satu dari tiga destinasi gumuk pasir terkenal di Asia Tenggara.
Bersamaan dengan Mui Ne Sand Dunes di Vietnam dan La Paz Sand Dunes di Filipina, Gumuk Pasir Jogja menjadi tempat yang wajib dikunjungi.
Menariknya, akses ke Gumuk Pasir adalah gratis.
Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir mulai dari Rp 3.000 untuk motor hingga Rp 20.000 untuk bus.
Untuk merasakan sensasi sandboarding, tarif sewanya adalah Rp 100.000.
Jika Kamu ingin menjelajahi gumuk dengan lebih seru, sewa jeep atau ATV tersedia mulai dari Rp 350.000 hingga Rp 800.000, termasuk dokumentasi foto dan video.
Baca Juga: Demang Lehman: Kepalanya Dipajang di Museum Belanda, Panglima Perang Banjar Dikubur Tanpa Kepala
Gumuk Pasir terletak di kawasan Pantai Parangtritis dan Pantai Parangkusumo, tepatnya di Jl. Pantai Parangkusumo, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul.
Artikel Terkait
Benarkah Majapahit Pernah Menaklukkan India? Inilah Jawabannya Berdasarkan Tulisan Profesor Aris Munandar
Mengenal Ohannes Kurkdjian, Sosok Fotografer Penting yang Mengabadikan Zaman Kolonial Belanda di Indonesia
Apa Arti dari Relief Kala di Masjid Gedhe Mataram Kotagede Yogyakarta? Memiliki Makna Simbol…
Memilukan dan Menyedihkan, Berikut Kisah Peristiwa Lengkong yang Membuat Pangeran Diponegoro Alami Duka Mendalam
Mengenal Klanting Sebagai Hidangan Legendaris Khas Jawa Timur, Ternyata Rasa Aslinya Tak Manis?
Terowongan Legendaris Tulungagung: Cikal Bakal Neyama Romusha, Kisah Pilu 20.000 Pekerja Paksa yang Abadi hingga Kini