2. Wahyu Panyakra atau Cakra
Jangka ini memiliki arti sebagai pernyataan atau ungkapan belum tentu benar dan belum tentu salah.
3. Wahyu Panyandra atau Candra
Jangka ini memiki kualitas pernyataan belum tentu benar dan mungkin bisa salah.
4. Wahyu Saudarsana atau Sudarsana
Jangka ini mempunyai kualitas dengan pernyataan belum tentu benar dan sangat bisa salah.
5. Pengangen-angen atau Tashawwur atau Citra
Pada kulitasnya, jangka ini diungkapkan dengan pernyataan pasti sangat bisa salah dan pasti belum tentu benar.
Jangka atau tingkatan posisi tertinggi dalam ilmu pengetahuan di Jawa banyak yang memberikan pernyataan atau ungkapan antara benar atau salah saat proses pembelajaran.
Baca Juga: Siapa Bong Swi Hoo? Wali Asal Tionghoa yang Turut Menyebarkan Agama Islam, Benarkah Sunan Ampel?
Semua jenis jangka ilmu pengetahuan di Jawa menegaskan bahwa tidak semuanya harus dinilai dengan nilai pasti benar ataupun salah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Mengenal Pusaka Badhong Sunan Cirebon dalam Sejarah Penyebaran Islam Wali Songo di Tanah Jawa, Punya Keistimewaan Luar Biasa!
Jalur Bukit Surowiti Sunan Kalijaga, Terdapat Makam dan Jadi Saksi Bisu Jejak Petilasan Wali Songo Satu Ini
Bongkar Sosok Syekh Nawawi Al Bantani, Ulama Kharismatik Ini Lahir dari Garis Keturunan Wali Songo, Siapa Dia?
Mengenal Sunan Bungkul, Wali Besar yang Berpengaruh Menyebarkan Islam di Surabaya, Pernah Jadi Petinggi di Era Majapahit?
Siapa Sebenarnya Sunan Ngadilangu? Ternyata Berangkat dari Kisah Wali Songo Sunan Muria yang Mulia
Siapa Bong Swi Hoo? Wali Asal Tionghoa yang Turut Menyebarkan Agama Islam, Benarkah Sunan Ampel?