Kamis, 4 Juni 2026

Apa Makna Topo Ngeli? Metode Dakwah Sunan Muria yang Mendalam dan Penuh Filosofis

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Selasa, 30 Juli 2024 | 21:45 WIB
Komplek Makam Sunan Muria dari Jauh (Instagram/@sekitarkudus)
Komplek Makam Sunan Muria dari Jauh (Instagram/@sekitarkudus)

 

SketsaNusantara.id - Sunan Muria terkenal akan metode dakwahnya yang disebut dengan topo ngeli.

Strategi dakwah topo ngeli yang dibawa salah satu tokoh Wali Songo ini memiliki makna menghanyutkan diri.

Dilansir SketsaNusantara.id dari Youtube Alien Buton, menghanyutkan diri yang dimaksud bukanlah seperti Sunan Muria yang hanyut dalam arus air.

Baca Juga: Siapa Nyai Ageng Pinatih? Tokoh Perempuan Berpengaruh di Kerajaan Majapahit yang Konon Punya Hubungan dengan Sunan Giri

Melainkan Sunan Muria yang mampu berbaur menghanyutkan diri di tengah masyarakat.

Dalam dakwah penyebaran ajaran agama Islam, sasaran Sunan Muria yaitu para nelayan, pedagang, dan rakyat biasa.

Sunan Muria memadukan metode dakwahnya dengan kesenian Jawa.

Ia menggunakan gamelan serta wayang sebagai metode dakwahnya menyebarkan ajaran agama Islam.

Sunan Muria juga mencetuskan tembang-tembang sebagai sarana dakwahnya.

Baca Juga: Ajaran Sunan Kalijaga Ini Bisa Jadi Filosofi dan Koridor Hidup, Punya Makna Mendalam

Tembang-tembang yang dipercaya merupakan ciptaan Sunan Muria ini diantaranya yaitu tembang macapat, tembang Jawa Sinom, serta Kinanti.

Dengan tembang-tembang itulah Sunan Muria mengajak umatnya untuk menjalankan ajaran agama Islam.

Selain itu Sunan Muria juga mengajarkan keterampilan-keterampilan lain kepada warga sekitar.

Diantaranya yaitu keterampilan yang disukai dan dikuasai oleh Sunan Muria, seperti bercocok tanam, berdagang, hingga melaut.***

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Youtube Alien Buton

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X