Elemen tanah disimbolkan oleh gunungan. Gunungan atau kayon merupakan bagian penting dari sebuah lakon.
Gunungan ditampilkan sebagai pembuka dan penutup cerita. Selain itu, gunungan juga dimanfaatkan sebagai penambah efek dramatis dari sebuah adegan.
3. Elemen Udara
Elemen udara disimbolkan oleh kelir atau layar putih yang menjadi latar penceritaan kisah pewayangan.
Baca Juga: Makna Gunungan atau Kayon dalam Wayang Kulit, Bentuknya seperti Masjid dan jika Dibalik Berwujud...
Kelir juga menjadi media untuk menampilkan efek bayangan wayang kulit yang dahsyat ketika dilihat dari arah sebaliknya.
4. Elemen Air
Elemen air disimbolkan oleh debog alias batang pohon pisang.
Debok merupakan tempat untuk menancapkan karakter wayang kulit, baik yang sedang dimainkan atau sebagai simpingan di kanan dan kiri.
Empat elemen semesta itulah yang disimbolkan begitu apik dan subtil dalam sebuah pementasan wayang kulit.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Arti Gambar Kerbau dan Harimau dalam Gunungan Wayang Kulit, Ada Kaitannya dengan Mimpi Nabi Muhammad Sebelum Perang Uhud
Kenapa Ada Banaspati dan Monyet di Pohon Tauhid Gunungan Wayang Kulit? Inilah Bukti Kecanggihan Dakwah Wali Songo di Nusantara
Dakwah Wali Songo Tergantung pada 4 Tokoh Wayang Kulit ini, Gambaran Para Nabi dan Rasul yang Sering Diremehkan
Arti Sebenarnya Wayang Kulit oleh Sunan Kalijaga serta Perbedaan Ashabul Yamin dan Ashabul Simal di Samping Dalang
Wayang Kulit Bukan Syirik! Ada Dalil Kuat dari Al Quran yang Jadi Pedoman Sunan Kalijaga