Pada pasca kemerdekaan, beberapa mantan anggota Hizbullah kemudian bergabung dengan TNI, sementara sebagian lainnya memilih untuk kembali ke masyarakat sipil.
Bahkan beberapa mantan anggota Sabilillah seperti Kartosuwiryo membentuk Darul Islam, sebuah gerakan yang menuntut berdirinya negara Islam di Indonesia
Jadi jika disimpulkan, secara garis besar perbedaan utama antara Hizbullah dan Sabilillah terletak pada latar belakang pembentukan, afiliasi organisasi, strategi perjuangan, wilayah operasi, dan arah perjuangan pasca kemerdekaan.
Namun satu hal yang pasti, gerakan dua laskar ini telah berhasil menyatukan masyarakat untuk bergerak bersama memperjuangkan kemerdekaan RI.***
Artikel Terkait
Siapa Kyai Mojo Leluhur Duta Sheila On 7? Inilah Kisah Ulama Besar yang Berjasa dalam Ilmu Keagamaan dan Semangat Juang Melawan Penjajah
Nama Asli Kyai Sholeh Darat, Ulama Semarang dan Guru KH Hasyim Asy'ari yang Berdakwah dengan Huruf Arab Pegon
Siapa Habib Ahmad Bin Aqil Al Munawar? Ulama Besar Guru Kyai Sholeh Darat, Tokoh Penyebar Islam di Nusantara
Siapa Mbah Gembyang Kendal? Sosok Kyai Pejuang yang Syiar Dakwahnya Diikuti Ribuan Santri
Kisah Karomah Kyai Sholeh Darat, Guru KH Hasyim Asy'ari, Pernah Bikin Mobil Tentara Belanda Mogok Gara-Gara...
4 Kisah Karomah Gus Maksum, Kyai dan Pendekar Ponpes Lirboyo Kediri, Pernah Bubarkan Tawuran di Konser Iwan Fals