Jumat, 5 Juni 2026

Pondok Pesantren Tertua Kedua di Indonesia Ada di Semarang, Miliki Mushola Markas Medan Barat

Photo Author
Irma Agustiana, Sketsa Nusantara
- Kamis, 25 Juli 2024 | 21:37 WIB
Pondok pesantren tertua kedua di Indonesia ada di Semarang (Instagram.com/@pp.luhurdondong)
Pondok pesantren tertua kedua di Indonesia ada di Semarang (Instagram.com/@pp.luhurdondong)

 

SketsaNusantara.id - Berbicara pondok pesantren tidak akan pernah hilang eksistensinya di Indonesia.

Bahkan pondok pesantren yang telah ada sejak lama pun masih bertahan hingga saat ini.

Salah satunya pondok pesantren yang ada di Semarang ini yang merupakan salah satu pondok pesantren tertua di Indonesia.

Baca Juga: Nama Asli Kyai Sholeh Darat, Ulama Semarang dan Guru KH Hasyim Asy'ari yang Berdakwah dengan Huruf Arab Pegon

Pondok pesantren ini bernama Pondok Pesantren Luhur Dondong yang terletak di Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Dilansir SketsaNusantara.id dari video akun TikTok @surabaya_madura_, Pondok Pesantren Luhur Dondong merupakan pondok pesantren tertua kedua di Indonesia.

Pondok Pesantren Luhur Dondong berdiri sejak tahun 1609 dan ada juga yang mengatakan berdiri tahun 1612.

Yang didirikan oleh Kyai Syafii Pijoro Negoro yang merupakan keturunan Ki Ageng Gribig, Jatianom, Klaten.

Baca Juga: 6 Fakta Sayuti Melik yang Wajib Diketahui Generasi Sekarang, Salah Satunya Punya Toko Percetakan Terpesat di Semarang

Di pondok pesantren ini terdapat mushola yang syarat dengan nilai sejarah, yakni Mushola Abu Darda'.

Mushola ini bukan hanya jadi tempat ibadah melainkan juga jadi sarana pendidikan dan pernah jadi markas Badan Keamanan Rakyat (BKR) atau Tentara Keamanan Rakyat (TKR) masa perang atau disebut dengan Markas Medan Barat.

Sejak berdiri hingga sekarang Mushola Abu Darda' sudah 3 kali mengalami perbaikan.

Hal ini dikarenakan sering terjadi banjir di daerah ini sehingga perlu perbaikan. Meskipun demikian, perbaikan ini tidak mengubah bentuk asli dari musholanya.***

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: TikTok @surabaya_madura_

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X