Kamis, 4 Juni 2026

Mitos Puncak Gunung Lawu, Konon Jadi Tempat Pengasingan Prabu Majapahit Brawijaya V 

Photo Author
Alvin Septia Wijaya, Sketsa Nusantara
- Selasa, 16 Juli 2024 | 09:15 WIB
Mitos-mitos di Gunung Lawu. (Instagram/@explorejogorogo.)
Mitos-mitos di Gunung Lawu. (Instagram/@explorejogorogo.)

Baca Juga: Siapakah Sunan Bayat? Mengenal Sosok Mantan Bupati Semarang yang Gila Harta hingga Jadi Ulama Paling Sabar Penyebar Islam di Tanah Jawa

Namun, syarat menikahi Dara Peta adalah Raja Brawijaya V harus bersedia masuk Islam dan menjadi mualaf.

Raja Brawijaya V menyatakan bersedia masuk Islam dan akhirnya berhasil Menikah dengan Dara Peta seorang Putri Campa.

Namun, ternyata Raja Brawijaya V tidak benar-benar masuk Islam, karena hatinya masih memeluk agamanya sebelum yakni Buddha.

Perbedaan pemahaman agama antar Brawijaya V dengan keluarganya ini membuat Raja Majapahit itu sedih, dan di suatu malam, Raja Brawijaya V bermeditasi memohon petunjuk pada Tuhan Yang Maha Esa. 

Baca Juga: Siapa Ki Juru Mudi? Menelisik Kisah Sosok Muslim yang Dimakamkan dalam Klenteng Sam Poo Kong Semarang

Brawijaya V mendapatkan petunjuk jika kerajaan Majapahit sudah saatnya memudar kejayaannya dan “Wahyu Kedaton” akan di pindahkan ke Kerajaan Demak.

Diketahui, Pangeran Raden Fatah putra dari Prabu Brawijaya V dikatakan tidak ingin meneruskan pemerintah Kerajaan Majapahit, tetapi durinya mendirikan kerajaan Islam di Demak.

Setelah mendapatkan petunjuk, Prabu Brawijaya V memutuskan mundur dari dunia ramai dan menyepi ke puncak gunung Lawu.

Baca Juga: Berusia Lebih dari 2,5 Abad! Tiap Tahun di Klenteng Solo Ini Terjadi Perayaan Kebudayaan Persilangan Tionghoa dan Jawa

Mitos pengasingan diri Prabu Brawijaya V ini masih banyak diceritakan dari mulut ke mulut saat mendaki Gunung Lagu.

Mitos lain yang ada di Gunung Lawu adalah terletak pada destinasi wisata populer yang masih berkawasan di Gunung Lawu.

Pertama pada objek wisata Grojogan Sewu, mitosnya adalah pasangan yang belum menikah berkunjung di Grojogan Sewu maka tidak akan langgeng.

Baca Juga: Siapa Syekh Jumadil Kubro Semarang? Sumber Keilmuan Wali Songo yang Dikenal dengan Tradisi Tasawuf

Mitos kedua ada pada objek wisata Telaga Sarangan yang konon katanya adanya penunggu yakni dua ekor naga.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X