Minggu, 12 Juli 2026

Dari Umpatan Jadi Simbol Toleransi, Kuliner Favorit Sunan Kudus Ini Punya Sejarah Unik

Photo Author
Rizqillah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 13 Juli 2024 | 13:04 WIB
Kuliner kesukaan Sunan Kudus Wali Songo. (Instagram @makan.jateng)
Kuliner kesukaan Sunan Kudus Wali Songo. (Instagram @makan.jateng)

Cara penyajian yang unik ini bukan tanpa alasan. Nasi Jangkrik tersebut manjadi media dakwah Sunan Kudus.

Baca Juga: Camilan Kesukaan Sunan Kudus, Muncul Setahun Sekali! Kuliner Ini Pernah Punya Sejarah Unik Sepanjang Era Wali Songo

Biasanya makanan ini disediakan saat acara keagamaan yang diselenggarakan oleh Sunan Kudus.

Porsinya yang kecil bertujuan agar semua yang datang bisa kebagian tanpa memandang status masyarakat.

Selain itu, Nasi Jangkrik juga menjadi salah satu simbol tolerasni antar umat beragama.

Saat kepemimpinan Sunana Kudus, umat beragama Islam dan Hindu hidup rukun berdampingan.

Baca Juga: Docang Legend Ibu Kapsah Cirebon! Inilah Sejarah Kuliner Khas Kesukaan Para Wali Songo, Masih Eksis hingga Kini?

Hal ini tercermin dari seporsi Nasi Jangkrik. Untuk menghargai umat Hindu, lauk yang digunakan di Nasi Jangkrik bukan daging sapi. Karena sapi merupakan hewan yang disucikan oleh umat Hindu.

Sebagai gantinya, daging kerbau atau daging kambing digunakan untuk melengkapi kuliner ini.

Nasi Jangkrik bisa kamu dapatkan secara gratis di Kudus pada saat peringatan 10 Muharram.

Baca Juga: Jumbrek Makanan Jenis Apa? Kuliner Tradisional Khas Lamongan Eksis Sejak Abad ke-15, Dulu Favorit Sunan Drajat?

Di saat itu, Nasi Jangkrik akan dibagikan secara cuma-cuma di sekitaran makan Sunan Kudus.***

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: visitjawatengah.jatengprov.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X