SketsaNUsantara.id - Nasi Jangkrik menjadi sajian kuliner khas Kudus yang memiliki sejarah unik.
Nama jangkrik sendiri tidak merujuk pada serangga berkaki empat dengan bunyi krik... krik...
Penamaan Nasi Jangkrik di Kudus, Jawa Tengah justru bermula dari 'umpatan'.
Namun, 'umpatan' yang satu ini tidak berkonotasi negatif. Tapi bermaksud untuk memuji secara ugal ugalan.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman visitjawatengah.jatengprov.go.id, Nasi Jangkrik memiliki kisah yang tak biasa.
Suatu hari Kiai Telingsing bersama Sunan Kudus dan wali lainnya berkumpul di tajug Menara Kudus.
Saat itu, Istri Sunan Kudus sedang memasak menu yang sangat lezat. Saking nikmatnya, ada yang nyeletuk "Jangkrik! masakan opo iki kok enak pol!" (Jangkrik! masakan apa ini kok enak banget).
Dari sanalah istilah nasi jangkrik digunakan sampai saat ini.
Nasi Jangkrik sendiri berisi nasi dengan lauk daging kambing atau kerbau yang dipotong dadu.
Daging tersebut kemudian diguyur dengan kuah santan yang lezat. Daging yang empuk dan bumbu yang meresap, membuat sajian yang istimewa.
Dahulu, nasi jangkrik dihidangkan dengan daun jati. Porsinyapun tidak banyak, seperti nasi kucing atau nasi kepal.
Artikel Terkait
Legendaris Sampai Sekarang, Santapan Kesukaan Wali Songo! Kuliner Ini Gak Pernah Skip Untuk Malam 1 Suro
3 Rekomendasi Kuliner Bogor dengan Nuansa Alam Tradisional, Cocok Buat Nongki Cantik Bareng Keluarga, Yuk Spill dan Review Bersama!
Terbuat dari Jangkrik, yang Bener Aja? Intip Kuliner Medhok Buatan Istri Sunan Kudus Wali Songo
Kesukaan Sunan Kudus Nih, Gak Cuma Nasi Jangkrik, Ada Kuliner Paling Unik Tanpa Sendok?
Berburu Kuliner Khas Tradisional di Titik 0 Kilometer Banyuwangi, Jajanan Melegenda Lengkap!
Kisah di Balik Kuliner Peninggalan Sunan Muria dan Sunan Kudus? Sajian Lontong Cocok untuk Sarapan Pagi, Harga Super Merakyat