Minggu, 12 Juli 2026

Sudah Ada Sejak Zaman Kerajaan, Cari Menu Sarapan Legend Khas Demak Wajib Coba Kuliner Ini, Bikin Nostalgia

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Jumat, 12 Juli 2024 | 20:30 WIB
Kuliner sejak zaman kerajaan Demak, sego ndoreng. (Instagram @itslicha86)
Kuliner sejak zaman kerajaan Demak, sego ndoreng. (Instagram @itslicha86)

Namun akhirnya ia meninggal dunia karena terbunuh dalam suatu insiden ketika menyerang Panarukan yang dikuasai oleh Kerajaan Blambangan.

Baca Juga: Berburu Kuliner Khas Tradisional di Titik 0 Kilometer Banyuwangi, Jajanan Melegenda Lengkap!

Beralih lagi ke kuliner peninggalan masa Kerajaan Demak Bintoro. Sajian ini dinilai paling unik.

Mirip dengan nasi pecel, namun memiliki cara memasak atau penyajian yang lebih berbeda daripada biasanya.

Menggunakan sentuhan tradisional, membuat masakan ini mengandung cita rasa yang gurih, asin, pedas, dan manis.

Baca Juga: Ini Alasan Majapahit Tak Mampu Taklukkan Kerajaan Sunda Pajajaran yang Kekuasaannya Jauh Lebih Kecil

Adapun sayur-sayuran yang digunakan dalam masakan tersebut. Yakni seperti kembang turi, jantung pisang, daun singkong muda, daun ubi jalar, pucuk daun dan buah lamtoro atau petai cina.

Sayuran itu direbus dan diatur dengan rapi dalam pincukan yang sudah berisi nasi. Pincukan adalah bungkusan daun pisang atau daun jati yang menyerupai mangkuk.

Semakin lengkap sajian khas Demak ini jika sudah dinikmati dengan ikan asin goreng dan peyek.

Baca Juga: Fakta di Balik Mitos 7 Kali Berkunjung ke Masjid Demak Disamakan dengan Naik Haji ke Tanah Suci, Ternyata Gara-Gara Kolonial Belanda

Tak berhenti sampai di situ, kuliner ini disiram dengan bumbu kacang dengan rasa khas yang telah dimasak.

Diberi hiasan srundeng di atasnya, membuat tampilan dan rasanya semakin membuat lidah bergoyang.

Srundeng itu bernama uyah goreng atau garam goreng. Yakni kelapa parut sangrai yang sudah dibumbui dengan garam.

Baca Juga: Melirik Kuliner Legendaris Favorit Sunan Kalijaga Wali Songo! Caos Dahar Khas Demak Punya Filosofi di Luar Nalar

Jika kalian ingin menambah lauk lainnya juga bisa. Seperti sambal goreng tempe basah, gorengan mendoan, sampai bakwan sayur.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube AzamWhell

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X