Sabtu, 4 Juli 2026

Beginilah Asal-usul Kue Putu yang Jadi  Kudapan Manis Khas Jawa, Ternyata Ada Pengaruh dari Tiongkok?

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Kamis, 11 Juli 2024 | 09:45 WIB
Potret kue putu, jajanan tradisional khas Jawa yang masih ada hingga kini.  (Instagram.com/@iiramisu.)
Potret kue putu, jajanan tradisional khas Jawa yang masih ada hingga kini. (Instagram.com/@iiramisu.)

SketsaNusantara.id- Kue putu termasuk ke dalam jenis jajanan tradisional yang di masa sekarang cukup sulit untuk ditemukan.

Biasanya, para penjual kue putu menjajakan daganganya dengan berkeliling dan menyalakan lilin karena sering dijajakan pada saat sore sampai malam hari.

Keunikan dari kue putu ini adalah ketika memasaknya akan mengeluarkan suara seperti peluit serta munculnya uap.

Baca Juga: Sunan Muria di Kota Apa ? Inilah Keberadaan Tempat dari Sunan Termuda Sekaligus Keturunan Sunan Kalijaga

Bahan dasar kue putu ini terbuat dari butiran kasar tepung beras yang diisi gula Jawa dengan ditaburi parutan kelapa.

Selain suaranya yang khas, proses pembuatan kue putu juga unik karena dikukus di dalam sebuah bambu dengan ukuran cukup kecil.

Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal Youtube @Channel E Indonesia, kue putu ini sebenarnya sudah ada sejak 1.200 tahun yang lalu atau tepatnya pada masa Dinasti Ming atau lebih tepatnya adalah kue tradisional khas Tiongkok.

Baca Juga: Apa Saja Hasil Karya Sunan Kudus? Masjid Menara Kudus Jadi Salah Satu Karya Agung yang Masih Terjaga hingga Sekarang

Dahulu kue ini disebut dengan "Xian Roe Xiao Long" yang terbuat dari tepung beras dan diisi kacang hijau lembut serta dimasak dalam cetakan bambu.

Munculnya nama putu diketahui terdapat di sebuah naskah lama yaitu Serat Centhini yang ditulis pada tahun 1814 pada masa Kerajaan Mataram

Pada Serat Centhini, putu dituliskan sebagai sebuah makanan yang identik dengan kue kudapan dan disajikan pada saat pagi hari.

Baca Juga: Yuk Liburan di Taman Merak Pujon Malang, Dijamin Bikin Kamu Terpikat dan Cocok Jadi Spot Healing! Harga Tiket Masuk Mulai dari...

Selain itu, nama putu adalah singkatan dari "Pencari Uang Tenaga Uap" yang memang diambil dari cara pembuatannya yang mengeluarkan uap.

Rasa kue yang manis dan enak pada kue putu ini membuat yang memakannya merasa seperti bernostalgia dan memunculkan rasa bahagia.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X