SketsaNusantara.id - Raden Umar Said atau lebih dikenal dengan Sunan Muria merupakan salah satu dari sembilan Wali Songo yang memiliki karomah dalam menyebarkan Islam di tanah Jawa.
Nama Muria sendiri diambil dari tempat tinggal terakhir di masa hidupnya yakni di lereng Gunung Muria yang terletak sekitar 18 km ke utara Kota Kudus.
Berbeda dari sang ayah Sunan Kalijaga, Sunan Muria cenderung lebih menyukai menyebarkan agama Islam dan tinggal di wilayah terpencil dan jauh dari keramaian kota.
Sunan Muria menempati salah satu area yang berada di puncak Gunung Muria yang bernama Desa Colo. Desa Colo ini ada di sebelah utara Kota Kudus dengan jarak 18 km atau lebih tepatnya di sekitar lereng Gunung Muria.
Ketika di Desa Colo, Sunan paling muda di antara sembilan sunan di Wali Songo ini lebih banyak bergaul dengan masyarakat biasa sembari mengajarkan bagaimana bercocok tanam, berdagang, serta melaut.
Selain itu, dalam dakwahnya untuk menyebarkan agam Islam di seluruh pelosok Jawa, Sunan Muria tetap mempertahankan kesenian gamelan sebagai media pendukungnya.
Baca Juga: Gara-Gara Semangka, Syekh Siti Jenar Pernah Dibawa Sunan Kalijaga Bergabung dengan Wali Songo
Sunan Muria diketahui ikut berperan sebagai penengah di dalam konflik internal di Kesultanan Demak Bintoro pada tahun 1518-1530.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal Youtube @Kitab Mawas Diri, tempat-tempat yang menjadi tujuan dakwah Sunan Muria diantaranya adalah Jepara, Taya, Juana, sampai di sekitar daerah Kudus dan Pati.
Peran dan jasa yang dilakukan oleh Sunan Muria membuat makamnya di area Gunung Muria senantiasa ramai dikunjungi oleh para peziarah dari waktu ke waktu.
Baca Juga: Silsilah Sunan Ampel Beserta Strategi Dakwahnya Menyebarkan Agama Islam di Wilayah Nusantara
Makam Sunan Muria ditempatkan di salah satu bukit dari beberapa puncak di Muria dengan tinggi sekitar 1.600 meter dan dibelakangnya terdapat masjid yang konon dibangun oleh Sunan Muria sendiri.
Kemudian, nama Gunung Muria tersebut diidentifikasikan dengan sebuah bukit yang berada di dekat dengan Yerusalem, Palestina.
Artikel Terkait
Jumbrek Makanan Jenis Apa? Kuliner Tradisional Khas Lamongan Eksis Sejak Abad ke-15, Dulu Favorit Sunan Drajat?
Ungkap Rahasia di Balik Julukan Sunan Gresik, Warna Warni Kisah Kakek Bantal Wali Songo yang Penuh Tanda Tanya
3 Senjata Sunan Kudus yang Bikin Tentara Majapahit Ciut, Ada Peti Berisi Pasukan Siluman hingga Pusaka Sunan Giri
Jubah Antakusuma, Pusaka Sunan Kalijaga yang Pernah Dipakai Nabi Muhammad, Jadi Pembawa Kabar Kematian Sunan Ngudung
Peti Misterius Milik Sunan Kudus, Senjata Pamungkas saat Melawan Majapahit, Pemberian Anak Prabu Brawijaya?