Kamis, 4 Juni 2026

Situs Makam Aermata Ratu Ebhu Bangkalan Madura, Terdapat Sumber Air yang Tercipta dari Air Mata Sang Ratu?!

Photo Author
Gogot Cahyo Baskoro, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 6 Juli 2024 | 11:22 WIB
Terdapat legenda tentang keberadaan sendang yang tercipta dari air mata di Komplek Makam Aermata Ratu Ebhu Bangkalan Madura.  (BPCB Jatim)
Terdapat legenda tentang keberadaan sendang yang tercipta dari air mata di Komplek Makam Aermata Ratu Ebhu Bangkalan Madura. (BPCB Jatim)

Karenanya, Tjakraningrat disebut jarang berada di Madura. Akibatnya, Syarifah Ambani yang harus ambil peran mengurus pemerintahan di Bangkalan.

Istri Tjakraningrat I, Syarifah Ambani dikenal sebagai sosok seorang istri yang taat kepada sang suami.

Baca Juga: Prasasti Muktisari dan Kranjingan Ditemukan Berangka Tahun 989 Saka, Bukti Peradaban di Jember Lebih Tua dari Majapahit?!

Saat ditinggal suami, Syarifah Ambani justru sering menghabiskan waktunya dengan bertapa di sebuah bukit di Arosbaya.

Yang menarik, saat bertapa, Syarifah Ambani selalu berdoa agar tujuh keturunannya kelak bisa menjadi penguasa di Madura.

Karena berdoa dengan sungguh-sungguh, keinginan tersebut dikabulkan Allah SWT melalui mimpinya.

Baca Juga: Mengenal Prasasti Tukmas Peninggalan Ratu Jay Shima, Bukti Luasnya Wilayah Kerajaan Kalingga

Legenda Air Mata ratu Ebhu

Setelah sang suami, Tjakraningrat I kembali ke Madura, Syarifah Ambani kemudian menceritakan kepada suaminya.

Di luar dugaan, Tjakraningrat I justru bertanya mengapa Syarifah Ambani berdoa hanya sampai keturunan ketujuh yang menjadi penguasa Madura.

Akibatnya Syarifah Ambani merasa menyesal karena merasa sudah salah dalam menyampaikan doa.

Baca Juga: Prasasti Upit Peninggalan Ratu Jay Shima Kalingga Menjadi Bukti Keberadaan Desa Tertua di Indonesia?

Berikutnya, ketika sang suami kembali bertugas ke Mataram membantu Sultan Agung, Ratu Syarifah Ambami kembali ke lokasi ia bertapa di Desa Buduran Bangkalan.

Sang ratu beristighfar dan memohon dan memanjatkan doa agar semua keturuannya kelak bisa menjadi pemimpin di Madura.

Siang malam Syarifah Ambani memohon terus menerus kepada Allah SWT sambil menangis dan meratapi kesalahan dan dosanya.

Halaman:

Editor: Gogot Cahyo Baskoro

Sumber: BPCB Jatim

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X