Kamis, 4 Juni 2026

Satu-satunya Akses ke Pulau Samosir, Jembatan di Sumatera Utara Ini Dibangun dengan Anggaran Mencapai 173 Miliar

Photo Author
Irma Agustiana, Sketsa Nusantara
- Kamis, 4 Juli 2024 | 21:04 WIB
Ilustrasi jembatan di Sumatera Utara satu-satunya akses ke Pulau Samosir (Pixabay/crispy-fotografie)
Ilustrasi jembatan di Sumatera Utara satu-satunya akses ke Pulau Samosir (Pixabay/crispy-fotografie)

 

SketsaNusantara.id - Sebagian besar masyarakat Indonesia tentunya pasti pernah mendengar tentang Danau Toba, sebuah ikon wisata di Pulau Sumatera khususnya Sumatera Utara.

Bahkan kawasan Danau Toba sendiri termasuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) sejak tahun 2016, dibawah pengelolaan BPODT (Badan Pelaksana Otorita Danau Toba).

Selain karena merupakan danau yang indah, ketika sedang berbincang tentang Danau Toba tentunya tidak akan melupakan Pulau Samosir.

Baca Juga: Jejak Akulturasi Hindu, Jawa dan Islam pada Masjid Tertua di Solo, Dibangun Leluhur Mataram Islam Berdarah Majapahit

Hal tersebut karena Pulau Samosir merupakan sebuah pulau yang terbentuk di tengah Danau Toba sehingga menjadikannya sebuah keunikan tersendiri.

Pada awalnya, Pulau Samosir tidaklah sebuah pulau tetapi terhubung dengan Sumatra tetapi kemudian dipisahkan Belanda sekitar tahun 1907 oleh sebuah kanal yang dikenal sebagai Tano Ponggol di kecamatan Pangururan, Samosir.

Hal itu menjadikan akses utama menuju Ppulau Samosir terputus dan digantikan oleh layanan kapal ferry setelah Indonesia merdeka melalui pelabuhan Balige, Tigaras, dan Ajibata.

Dilansir SketsaNusantara.id dari website BPODT, Semenjak ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) maka diperlukan pembangunan jembatan guna mendukung pengembangan Danau Toba.

Baca Juga: Resort dengan View Pantai Terbaik di Lamongan, Cocok untuk Staycation dan Liburan Keluarga

Sehingga dalam hal ini pemerintah segera mencanangkan rencana pembangunan Jembatan tepatnya di daerah Pangururan yang memiliki jarak terdekat dengan pulau Samosir.

Proyek pembangunan jembatan tersebut akan dilaksanakan oleh BUMN PT Wijaya Karya (Persero), sehingga segera dilaksanakan ground breaking pada 26 Januari 2021.

Pembangunan jembatan ini menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN)t dengan anggaran mencapai Rp173 miliar

Jembatan ini kemudian selesai satu tahun kemudian yakni Desember 2022. Meskipun demikian baru diresmikan oleh pemerintah pada 25 Agustus 2023.

Baca Juga: Melirik Kuliner Legendaris Favorit Sunan Kalijaga Wali Songo! Caos Dahar Khas Demak Punya Filosofi di Luar Nalar

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: www.bpodt.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X