Dusun Bokong Duwur dan Bokong Ngisor berada di Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
"Bokong" dalam bahasa Jawa berarti pantat.
Nama kedua dusun ini berasal dari kisah ditemukannya mayat-mayat yang mengambang di Sungai Brantas dengan pantat terlihat.
Namun, kebenaran cerita ini masih perlu ditelusuri lebih lanjut.
3. Dusun Koplak, Sleman
Dusun Koplak terletak di Desa Umbul Martani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman.
Nama "Koplak" mengacu pada ungkapan negatif dalam konteks bercanda.
Menurut warga setempat, nama ini berasal dari peristiwa di zaman dulu ketika gerobak dan andong berhenti di dusun ini untuk beristirahat, yang dalam bahasa Jawa disebut "koplakan".
4. Desa Montok, Pamekasan
Masih di Kabupaten Pamekasan, Desa Montok terletak di Kecamatan Larangan.
Dalam KBBI, "montok" berarti gemuk berisi, namun nama desa ini merupakan akronim dari kata "temon" (mentimun) dan "oto" (kacang panjang) dalam bahasa Madura.
Menurut mantan kepala desa Montok, Wahid Hasyim, nama ini berasal dari penemuan mentimun dan kacang panjang di area makam bujur leluhur agung di Dusun Betes.
Artikel Terkait
Healing Yuk ke Wisata Sumber Tancak di Malang Rasakan Air Sumber yang Jernih dengan Suasana Sejuk Pol!
Masuk Nominasi 50 Besar ADWI 2022, Desa Ini Miliki Pesona Kampung Warna-Warni dan Terletak di Tepian Danau Toba
7 Rekomendasi Restoran Paling Hits di Bekasi 2024, Ada Samedja Resto yang Jadi Tempat Kulineran Bareng Keluarga
Cuman Ada 7 Rumah Adat Mbaru Niang! Inilah Keunikan Desa Wae Rebo yang Ada di Nusa Tenggara Timur
Cafe Healingable di Kota Malang, Usung Konsep Joglo, Alam dan Pedesaan yang Hadir di Tengah Kota
Cafe Pet Friendly Penuh Ribuan Boneka dari Berbagai Negara di Kota Malang: Jangan Berpikir Seram