Pada zamannya Pangeran Diponegoro kerap meletakkan keris di badan bagian depan sebagai sebuah simbol.
Salah satunya simbol dalam membela kepercayaan diri atau siap gugur dalam peperangan atau melawan musuh. Seperti saat Pangeran Diponegoro siap dalam menghadapi mati dalam perjuangannya melawan Belanda.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa pusaka khas Jawa ini akan lebih baik jika diletakkan di badan bagian belakang sebagai sebuah adab dan simbol yang baik.***
Artikel Terkait
Orang Jawa Bikin Kesal? Inilah Fakta Unik dan Menarik dari Suku Jawa yang Ada di Nusantara
Dirgahayu Kabupaten Ciamis ke-382, Ini 8 Twibbon Hari Jadi Daerah dengan Julukan Kota Manis di Jawa Barat
Viral Foto Sepasang Pelajar SMP 14 Tahun Menikah di Pemalang Jawa Tengah, Ketua RT Setempat Ungkap Hal Ini...
Tol sepanjang 171,52 km Hubungkan Probolinggo hingga Ujung Timur Pulau Jawa, Masih Proses Pembangunan?
Hewan Santapan Khusus Para Raja Jawa Kuno Ini Dikebiri Sebelum Disantap, Salah Satunya Hewan Bermoncong Ini