Dari peristiwa itulah istilah 'otot kawat, balung wesi' (otot kawat, tulang besi) tercipta.
3. Gugur oleh Pusaka yang Pernah Menyelamatkan Dirinya
Dalam Perang Bharatayuda, Gatotkaca meninggal akibat terhujam senjata Kuntowijoyo tepat di bagian pusar.
Di masa bayi, sarung pusaka tersebut telah menyelamatkan Gatotkaca karena berhasil memotong tali pusarnya.
Batara Narada memang pernah bersabda bahwa Gatotkaca tidak akan bisa dibunuh oleh senjata apapun, kecuali Kuntowijoyo yang dimiliki Adipati Karna.
4. Representasi Angkatan Udara
Gatotkaca dikenal karena sifatnya yang pemberani, cerdik, waspada, dan gesit dalam setiap tindakan.
Ia merupakan keturunan Pandawa yang menjadi garda terdepan jika negara atau Kerajaan Amarta menghadapi ancaman.
Gatotkaca pun kerap disebut sebagai representasi atau perlambang dari tentara angkatan udara karena kemampuannya yang bisa terbang.
Itulah 4 fakta Gatotkaca, superhero asli Nusantara yang memiliki sifat-sifat patut diteladani generasi muda di Indonesia.***
Artikel Terkait
‘Dijodohkan’ dengan Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta 2024, Kaesang Malu-Malu Mau, Netizen: Perubahan Tak Lagi Relevan
Gibran Minta Maaf terkait Pembagian Buku Tulis Bergambar Jan Ethes, Putra Jokowi: Sudah Ada 4 Tahun Terakhir
Cetak Rekor Terbesar, Sapi Kurban Prabowo Subianto Capai 1,3 Ton! Warnanya Hitam Pekat Bikin Merinding
Tol sepanjang 171,52 km Hubungkan Probolinggo hingga Ujung Timur Pulau Jawa, Masih Proses Pembangunan?
Wisata dengan Milky Way di Lumajang, Bukan Bromo: Cocok buat Destinasi Camping saat Liburan