SketsaNusantara.id - Tol Trans Jawa yang ditargetkan menghubungkan pulau Jawa telah dikerjakan semenjak masa awal pemerintahan Presiden Joko Widodo di tahun 2014.
Meskipun demikian, proses pembangunannya terus berlanjut hingga saat ini. Hal itu karena salah satu seksi utama dari jalan tol ini belum terselesaikan.
Tol terakhir dari Trans Jawa yang masih belum selesai tersebut adalah Jalan Tol Probowangi atau Probolinggo-Banyuwangi.
Meskipun demikian, di akhir masa pemerintahan presiden Joko Widodo ini, pemerintah berusaha untuk mempercepat penyelesaian jalan tol tersebut.
Hal tersebut sejalan dengan tujuan pembangunan tol Trans Jawa, yakni untuk menghubungkan dan meningkatkan konektivitas serta mobilitas dari barat hingga timur Jawa.
Sejak akhir tahun lalu, proyek pembangunan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi ini mulai dilaksanakan.
Dilansir SketsaNusantara.id dari website Hutama Karya Infrastruktur, tol ini akan dibangun selama dua tahap pelaksanaan, tahap 1 adalah Gending-Besuki 49,7 km dan tahap 2 Besuki-Banyuwangi 126,72 km.
Panjang total dari tol ini adalah 171,52 km dan berada di bawah pengelolaan PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB).
Pada saat ini, fokus pembangunan adalah tahap 1, yang terbagi dalam 3 seksi; Gending - Kraksaan (12,88 km), Kraksaan - Paiton (11,20 km), dan Paiton – Besuki (25,6 km).
Tahap 1 ini nantinya akan memiliki tiga Gerbang Tol, yaitu Kraksaan, Paiton, dan Besuki. Selain itu juga akan dilengkapi 1 rest area di masing-masing sisi jalan.
Salah satu kontraktor yang ditunjuk adalah KSO (kerjasama operasi) dari Hutama Karya Infrastruktur, PT Acset Indonusa Tbk (Acset) dan PT Nindya Karya (NK).
Artikel Terkait
Cuma di Malang? Wisata Kolam Renang Ramah Anak, Dijamin Terkesima Dengan Nuansa Jawa yang Autentik
Surga Tersembunyi di Karimunjawa, Pesona Bawah Laut yang Menakjubkan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah
5 Wisata Jawa Timur yang Jarang Diexpose, Jelajahi Indahnya Pantai Sukomade Banyuwangi hingga Sungai Maron Pacitan
Air Terjun Tumpak Sewu, Ini 5 Daya Tarik Keindahan dari Surga Tersembunyi di Lumajang, Jawa Timur
Roro Mendut: Kisah Cinta Tragis dari Pati, Romeo Juliet Versi Tanah Jawa yang Penuh Misteri, Nyata atau Sekedar Legenda?