Kamis, 4 Juni 2026

Tol sepanjang 171,52 km Hubungkan Probolinggo hingga Ujung Timur Pulau Jawa, Masih Proses Pembangunan?

Photo Author
Irma Agustiana, Sketsa Nusantara
- Kamis, 13 Juni 2024 | 21:45 WIB
Ilustrasi jalan tol yang menghubungkan Probolinggo dengan ujung timur Pulau Jawa. (Pixabay/Roman_Polyanyk)
Ilustrasi jalan tol yang menghubungkan Probolinggo dengan ujung timur Pulau Jawa. (Pixabay/Roman_Polyanyk)

 

SketsaNusantara.id - Tol Trans Jawa yang ditargetkan menghubungkan pulau Jawa telah dikerjakan semenjak masa awal pemerintahan Presiden Joko Widodo di tahun 2014.

Meskipun demikian, proses pembangunannya terus berlanjut hingga saat ini. Hal itu karena salah satu seksi utama dari jalan tol ini belum terselesaikan.

Tol terakhir dari Trans Jawa yang masih belum selesai tersebut adalah Jalan Tol Probowangi atau Probolinggo-Banyuwangi.

Baca Juga: Viral Foto Sepasang Pelajar SMP 14 Tahun Menikah di Pemalang Jawa Tengah, Ketua RT Setempat Ungkap Hal Ini...

Meskipun demikian, di akhir masa pemerintahan presiden Joko Widodo ini, pemerintah berusaha untuk mempercepat penyelesaian jalan tol tersebut.

Hal tersebut sejalan dengan tujuan pembangunan tol Trans Jawa, yakni untuk menghubungkan dan meningkatkan konektivitas serta mobilitas dari barat hingga timur Jawa.

Sejak akhir tahun lalu, proyek pembangunan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi ini mulai dilaksanakan.

Baca Juga: Dirgahayu Kabupaten Ciamis ke-382, Ini 8 Twibbon Hari Jadi Daerah dengan Julukan Kota Manis di Jawa Barat

Dilansir SketsaNusantara.id dari website Hutama Karya Infrastruktur, tol ini akan dibangun selama dua tahap pelaksanaan, tahap 1 adalah Gending-Besuki 49,7 km dan tahap 2 Besuki-Banyuwangi 126,72 km.

Panjang total dari tol ini adalah 171,52 km dan berada di bawah pengelolaan PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB).

Pada saat ini, fokus pembangunan adalah tahap 1, yang terbagi dalam 3 seksi; Gending - Kraksaan (12,88 km), Kraksaan - Paiton (11,20 km), dan Paiton – Besuki (25,6 km).

Tahap 1 ini nantinya akan memiliki tiga Gerbang Tol, yaitu Kraksaan, Paiton, dan Besuki. Selain itu juga akan dilengkapi 1 rest area di masing-masing sisi jalan.

Salah satu kontraktor yang ditunjuk adalah KSO (kerjasama operasi) dari Hutama Karya Infrastruktur, PT Acset Indonusa Tbk (Acset) dan PT Nindya Karya (NK).

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X