SketsaNusantara.id – Kawasan religi Sunan Ampel di Kota Surabaya tidak hanya dikenal sebagai salah satu tujuan ziarah paling populer di Indonesia, tetapi juga menjadi surga kuliner yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Saat memasuki masa liburan sekolah 2026, kawasan ini diperkirakan kembali menjadi salah satu destinasi favorit bagi keluarga yang ingin menikmati wisata religi sekaligus wisata kuliner.
Kompleks Makam Sunan Ampel yang berlokasi di kawasan Ampel, Kecamatan Semampir, Surabaya, setiap harinya didatangi peziarah dari berbagai daerah. Selain berdoa dan mengenang perjuangan salah satu anggota Wali Songo dalam menyebarkan Islam di Nusantara, banyak pengunjung yang menyempatkan diri berburu makanan khas yang hanya mudah ditemukan di kawasan tersebut.
Sepanjang jalan menuju area makam, wisatawan akan disambut deretan pedagang yang menjajakan berbagai makanan bernuansa Timur Tengah dan kuliner khas Ampel yang telah menjadi bagian dari identitas kawasan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dibagikan melalui akun TikTok @shaninabobo, terdapat sejumlah kuliner yang kerap menjadi incaran pengunjung saat berziarah ke Sunan Ampel.
Roti Maryam, Kuliner Ikonik Kawasan Ampel
Salah satu makanan yang paling identik dengan kawasan Sunan Ampel adalah roti maryam. Kuliner ini hampir selalu ditemukan di sepanjang jalur menuju makam.
Roti maryam memiliki tekstur lembut dengan cita rasa gurih yang khas. Banyak pedagang menyajikannya dengan taburan gula halus sehingga memberikan perpaduan rasa manis dan gurih yang disukai berbagai kalangan.
"Kalau ke Sunan Ampel rasanya belum lengkap kalau belum mencoba roti maryam," demikian informasi yang dibagikan akun TikTok @shaninabobo.
Tak heran jika makanan ini menjadi oleh-oleh sekaligus camilan favorit para peziarah.
Samosa dan Martabak Mie Jadi Favorit Pengunjung
Selain roti maryam, samosa juga menjadi salah satu makanan yang banyak diburu wisatawan. Kudapan berbentuk segitiga ini berisi campuran sayuran atau daging dengan cita rasa rempah yang kuat.
Baca Juga: Jejak Kuliner Wali Songo, 5 Makanan Legendaris Sarat Makna Toleransi yang Masih Eksis hingga Kini
Artikel Terkait
Intip Biaya Pendidikan di Le Cordon Bleu Paris, Sekolah Kuliner Terbaik di Dunia, Bisa Mencapai Rp1 Miliar?
4 Fakta Le Cordon Bleu, Sekolah Kuliner Almamater Anak Natalius Pigai hingga Chef Renatta, Punya 35 Kampus?
Kuliner Khas Banyuwangi yang Melegenda, Ayam Pedas Rantinem dengan Bumbu Nampol dan Aroma Kayu Bakar
Warung Sego Sadukan Surabaya Eksis Sejak 1960, Sajikan Kuliner Tradisional Murah yang Digandrungi Anak Muda
Kuliner Termurah di Lamongan, Lontong Lodeh Rp1.000 Ini Legendaris dan Tetap Laris Hingga Tiga Generasi
Kuliner Ikonik Jawa Timur, Lontong Kupang Bu Wito di Surabaya Eksis Sejak 1980-an dan Tetap Digemari hingga Kini