Syekh Bakir kemudian bertapa selama empat puluh hari. Dalam semedinya, ia berhadapan langsung dengan Kiai Semar. Sang penguasa gunung mempertanyakan maksud kedatangannya.
“Hei, Ki Sanak, berani benar kau berada di wilayah kekuasaanku tanpa permisi. Siapakah engkau dan apa maumu berada di wilayah ini,” kata Kiai Semar.
Syekh Bakir menjawab dengan tenang dan penuh keyakinan. “Duh penguasa wilayah Tidar, ketahuilah olehmu bahwa namaku Syekh Bakir, asalku dari negeri Turki nun jauh di sana. Adapun kedatanganku kemari untuk membuka tempat dan aku akan tinggal di sini bersama saudara dan sahabatku,” ujarnya.
Ancaman terus dilontarkan hingga Syekh Bakir memilih kembali ke negerinya. Ia membawa tombak sakti bernama Kiai Panjang. Pusaka tersebut dipersiapkan sebagai penolak bala.
Sekembalinya ke Tidar, para pengikutnya ditempatkan di wilayah timur. Kawasan itu kini dikenal sebagai Desa Trunan. Syekh Bakir lalu naik ke puncak gunung untuk bersemedi.
Tombak Kiai Panjang ditancapkan tepat di puncak Gunung Tidar. Panas yang terpancar diyakini membuat Kiai Semar dan pasukannya lari tunggang langgang. Mereka menyebar ke berbagai wilayah, termasuk Gunung Merapi.
Sejak saat itu, Gunung Tidar dipercaya aman dari gangguan makhluk halus. Tombak pusaka tersebut kini dimakamkan di puncak gunung. Lokasinya dikenal sebagai Makam Tombak Kiai Panjang.
Gunung Tidar kemudian berkembang menjadi kawasan pemukiman. Kisah ini terus diwariskan secara lisan dari generasi ke generasi. Hingga kini, Gunung Tidar tetap menjadi simbol keseimbangan dan kekuatan spiritual Jawa.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Amalan Ajaib Syekh Subakir agar Rumah Terhindar dari Gangguan Makhluk Halus, Dijamin Jin Pergi Tanpa Dendam
Kenapa Gunung Tidar Disebut Paku Tanah Jawa? Ternyata Berkaitan dengan Makam Syekh Subakir di Magelang!
Misteri 3 Lokasi Makam Syekh Subakir, Ulama Persia di Balik Kisah Paku Tanah Jawa di Gunung Tidar Magelang
Museum Tani Jawa Indonesia Imogiri Bantul, Destinasi Edukasi Pertanian yang Menyimpan Ratusan Alat Tradisional Bersejarah