Hal ini menurut peneliti membuktikan bahwa manusia purba di wilayah Nusantara sudah memiliki imajinasi kreatif dan kemampuan berpikir abstrak jauh sebelum bangsa Eropa mengenal seni rupa.
Selama puluhan tahun, buku sejarah dunia mencatat bahwa seni dan kreativitas manusia berasal dari Eropa sekitar 40.000 tahun lalu.
Namun, penemuan di Pulau Muna sudah berusia 67.800 tahun dan Maros berusia 51.200 tahun, sehingga secara telak mematahkan teori tersebut.
Temuan ini membuktikan bahwa Nusantara adalah pusat peradaban. Nenek moyang kita sudah memiliki budaya seni yang sangat maju sejak hampir 70.000 tahun lalu. Ini juga membuktikan bahwa bahwa wilayah Wallacea punya peran sentral dalam migrasi homo Sapiens.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Rekomendasi Wisata Air Terjun Bak Tirai di Lumajang: Ada di Antara Tumpak Sewu dan Goa Tetes, Indah Banget!
Menelusuri Goa Langsih Tempat Bertapa Sunan Kalijaga, Benarkah Ada Cerita Menarik di Bagian Dalamnya?
Goa Gembul di Tuban yang Konon Dijadikan Tempat Rapat Pembahasan Strategi Dakwah Wali Songo dan Persembunyian Sunan...
Situs Peninggalan Kerajaan Majapahit, Goa Suci di Tuban yang Menjadi Kebanggan dari Desa Wangun
Eksplorasi Goa Surowono Kediri, Terowongan Rahasia Kerajaan Kediri, Sekarang Jadi Objek Wisata?