SketsaNusantara.id - Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat kembali menggelar Hajad Dalem Labuhan di Pantai Parangkusumo, Bantul, Yogyakarta.
Upacara ini dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026. Prosesi berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Hajad Dalem Labuhan bukan sekadar agenda adat tahunan Keraton. Upacara ini memiliki makna spiritual yang kuat. Ritual tersebut menjadi wujud doa, rasa syukur, serta permohonan keselamatan.
Prosesi Labuhan dilakukan dengan melabuhkan ubarampe ke laut selatan. Sesaji yang dilarung menjadi simbol hubungan harmonis. Hubungan itu terjalin antara manusia, alam, dan Tuhan Yang Maha Esa.
Dilansir dari Bantulkab.go.id, makna Labuhan juga berkaitan dengan keseimbangan alam. Keraton menempatkan laut selatan sebagai bagian penting kosmologi Jawa. Ritual ini menegaskan peran manusia dalam menjaga harmoni semesta.
Sejak pagi hari, kawasan Pantai Parangkusumo dipadati masyarakat. Warga dan wisatawan menyaksikan jalannya prosesi. Kehadiran mereka menjadi bagian dari peristiwa budaya ini.
Abdi dalem Keraton memimpin jalannya upacara. Mereka mengenakan busana adat khas Yogyakarta. Setiap tahapan dilakukan sesuai tata cara Keraton.
Hajad Dalem Labuhan merupakan tradisi turun-temurun. Prosesi ini telah dijalankan lintas generasi. Keraton menjaga pakem tanpa perubahan mendasar.
Makna ritual ini juga tercermin dalam keteraturan prosesi. Setiap ubarampe memiliki simbol tersendiri. Seluruh rangkaian dijalankan dengan penuh kehati-hatian.
Pelaksanaan Labuhan tidak hanya bermakna spiritual. Tradisi ini juga memperlihatkan nilai budaya yang hidup. Keraton mempertahankan peran sebagai penjaga tradisi.
Ritual ini menjadi ruang pertemuan budaya dan masyarakat. Publik dapat menyaksikan langsung prosesi sakral. Interaksi tersebut memperkuat pemahaman terhadap budaya Jawa.
Hajad Dalem Labuhan juga berdampak pada sektor pariwisata budaya. Pantai Parangkusumo menjadi destinasi ritual adat. Kabupaten Bantul menjadi bagian penting pelaksanaannya.
Artikel Terkait
Sara Wijayanto Bongkar Ritual Sakral Untuk Ngobrol dengan Arwah Leluhur, Singgung Pernah Diberi Pesan Ini
5 Fakta Pulau Samosir di Sumatera Utara, Luasnya Setara Singapura hingga Punya Ritual Adat Menghormati Leluhur
Wisata Budaya di 5 Desa Adat Kalimantan, Kaya akan Tradisi dan Kearifan Lokal, Mulai dari Ritual Unik hingga Menyaksikan Rumah Adat Warna-Warni
Mepe Kasur Ritual Asli Suku Osing Banyuwangi, Dilakukan Seharian Penuh dan Diakhiri dengan Tumpeng Sewu