Minggu, 19 Juli 2026

Sejarah Kembang Api, Berawal dari 'Kesalahan' Ahli Kimia hingga Jadi Penanda Perayaan, Termasuk Momen Tahun Baru

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 28 Desember 2025 | 07:00 WIB
Ilustrasi sejarah kembang api (Pexels/Snapwire)
Ilustrasi sejarah kembang api (Pexels/Snapwire)

Setelah menyadari ciptaannya, mereka percaya, ledakan yang menjadi cikal bakal kembang api, akan menjauhkan roh jahat.

Kembang api pertama lahir saat para alkemis menge,as bubuk mesiu tersebut ke dalam bambu dan melemparkannya ke dalam api.

Hasilnya, ledakan keras muncul dari bambu berisi bubuk mesiu tersebut.

Pada masa tersebut, kembang api digunakan dalam ritual kepercayaan masyarakat setempat.

Mereka meyakini, suara ledakan yang dihasilkan kembang api bisa mengusir roh jahat serta membawa keberuntungan.

Hingga akhirnya, kembang api terus mengalami perkembangan, bambu digantikan oleh tabung kertas.

Kemudian, kertas tisu ditambahkan di dalamnya untuk menyalakannya hingga terciptakan kembang api seperti yang kita kenal saat ini.

Baca Juga: Daftar 4 Lokasi Terbaik Pesta Kembang Api di Jember saat Malam Tahun Baru 2025, Perdana di Alun-Alun Nusantara

Mulai Masuk ke Eropa

Pada abad ke-13, kembang api mulai menyebar ke Eropa. Beberapa sumber menyebutkan penjelajah Marco Polo yang membawanya dari Asia.

Marco Polo membawa kembang api tersebut pada tahun 1295 dan digunakan selama perayaan untuk menghibur masyarakat.

Sejak saat itu, kembang api mulai menyemarakkan sejumlah acara penting di negara-negara besar di Eropa seperti pesta pernikahan Henry VII tahun 1486.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Live Science, britannica.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X