Minggu, 19 Juli 2026

Di Balik Kampung Wisata Kadipaten Yogyakarta, Deretan Dalem Pangeran, Seni Tradisi, dan Jejak Sejarah Keraton

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 14 Desember 2025 | 22:00 WIB
Ilustrasi kampung wisata di Yogyakarta. (Pexels/Roberto Rosi )
Ilustrasi kampung wisata di Yogyakarta. (Pexels/Roberto Rosi )

Keberadaan Dalem Pangeran membentuk suasana khas kawasan Kadipaten. Lingkungan ini menghadirkan nuansa budaya yang kuat. Nilai adiluhung Keraton terasa di setiap sudut kampung.

Setiap Dalem memiliki ciri arsitektur yang seragam dan simbolis. Orientasi bangunan menghadap utara dan selatan. Hal ini mencerminkan filosofi tata ruang Keraton.

Halaman depan Dalem biasanya ditanami tanaman simbolis tertentu. Tanaman tersebut antara lain sawo kecik, kemuning, dan kepel. Keberadaan tanaman mengandung makna filosofis tersendiri.

Dalem juga dikelilingi pagar tembok tinggi dan gapura. Di sekitarnya terdapat permukiman magersari sebagai pelindung kawasan. Pola ini memperkuat struktur sosial tradisional Keraton.

Kampung Wisata Kadipaten memiliki bangunan penanda bersejarah. Di antaranya Pojok Benteng dan Plengkung Jogoboyo. Plengkung Jogosuro di Ngasem juga masih berdiri kokoh.

Bangunan penanda tersebut melambangkan kebesaran Keraton masa lalu. Hingga kini, struktur bangunan tetap terawat. Keberadaannya menambah nilai sejarah kawasan.

Selain cagar budaya, Kadipaten didukung potensi seni tradisi. Seni tari klasik gaya Yogyakarta berkembang di kawasan ini. Pusat Tari Among Bekso menjadi salah satu penopangnya.

Balai Seni Condroradanan juga aktif mengembangkan seni budaya. Kerajinan tatah sungging wayang masih diproduksi warga. Kerajinan topeng dan batik turut melengkapi potensi lokal.

Bidang kuliner menghadirkan makanan khas tradisional. Kue pukis menjadi salah satu sajian yang dikenal pengunjung. Seluruh potensi tersebut memperkuat identitas Kampung Wisata Kadipaten.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Jogjakota.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X