Minggu, 19 Juli 2026

Keunikan Kopiah Riman, Warisan Sultan Iskandar Muda yang Terbuat dari Serat Pohon Aren, Ada sejak Abad ke-17 Masehi

Photo Author
Arif Rohman Mu'tasim, Sketsa Nusantara
- Kamis, 13 November 2025 | 07:00 WIB
Kopiah Riman, kerajinan tradisional warisan Sultan Iskandar Muda sejak abad ke-17. (budayaaceh.com)
Kopiah Riman, kerajinan tradisional warisan Sultan Iskandar Muda sejak abad ke-17. (budayaaceh.com)

 

SketsaNusantara.id - Kopiah adalah salah satu penutup kepala khas Indonesia dan menjadi simbol kepribadian bangsa.

Diperkenalkan Bung Karno sebagai Bapak Peci Nasional kepada dunia, kopiah atau peci menjadi lambang pergerakan dan perlawanan terhadap penjajah.

Namun sebelum Bung Karno dilahirkan, masyarakat Pidie Aceh telah memiliki kopiah yang dikenakan oleh kaum bangsawan tepatnya pada pemerintahan Sultan Iskandar Muda.

Baca Juga: 8 Kuliner Khas Aceh yang Menggugah Selera, Kaya akan Rempah-Rempah Indonesia, Cita Rasa Asli Kota Serambi Makkah

Kopiah tersebut bernama Kopiah Riman yang terbuat dari serat pohon enau atau aren.

Berikut beberapa keunikan dari Kopiah Riman khas Pidie, Aceh.

1. Memiliki 20 motif

Kopiah Riman memiliki dua macam bentuk yakni bulat dan lonjong dengan 20 motif yang dikembangkan oleh pengrajin kopiah ini.

Baca Juga: Viral Melda Savitri Diceraikan Suami Usai Diangkat PPPK, Bupati Aceh Singkil Turun Tangan, Suami Dipecat?

Motif-motif tersebut memperindah Kopiah Riman dan menjadikannya memiliki nilai jual yang tinggi.

2. Awalnya Terbuat dari Pelepah Daun Riman

Dikutip SketsaNusantara.id dari buku “Kopiah Riman” karya Cut Ida Agustina, pada masa-masa awal pembuatannya, Kopiah Riman terbuat dari pelepah daun riman.

Namun karena pohon tersebut semakin sulit ditemukan, masyarakat Pidie menggantinya dengan serat pohon enau atau aren.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X