SketsaNusantara.id - Kopiah adalah salah satu penutup kepala khas Indonesia dan menjadi simbol kepribadian bangsa.
Diperkenalkan Bung Karno sebagai Bapak Peci Nasional kepada dunia, kopiah atau peci menjadi lambang pergerakan dan perlawanan terhadap penjajah.
Namun sebelum Bung Karno dilahirkan, masyarakat Pidie Aceh telah memiliki kopiah yang dikenakan oleh kaum bangsawan tepatnya pada pemerintahan Sultan Iskandar Muda.
Kopiah tersebut bernama Kopiah Riman yang terbuat dari serat pohon enau atau aren.
Berikut beberapa keunikan dari Kopiah Riman khas Pidie, Aceh.
1. Memiliki 20 motif
Kopiah Riman memiliki dua macam bentuk yakni bulat dan lonjong dengan 20 motif yang dikembangkan oleh pengrajin kopiah ini.
Motif-motif tersebut memperindah Kopiah Riman dan menjadikannya memiliki nilai jual yang tinggi.
2. Awalnya Terbuat dari Pelepah Daun Riman
Dikutip SketsaNusantara.id dari buku “Kopiah Riman” karya Cut Ida Agustina, pada masa-masa awal pembuatannya, Kopiah Riman terbuat dari pelepah daun riman.
Namun karena pohon tersebut semakin sulit ditemukan, masyarakat Pidie menggantinya dengan serat pohon enau atau aren.
Artikel Terkait
Aceh Rayakan Pengembalian 4 Pulau, Gubernur Muzakir Manaf Tinjau dan Gelar Syukuran hingga Sebut Potensi Wisata Pulau Panjang
Tonton! Apple Tampilkan Tarian Aceh yang Memukau, Ratoh Jaroe Jadi Sorotan Global!
Liburan Bareng Keluarga di Sabang Aceh, Shireen Sungkar Dibikin Mewek dengan Penampakan Kawanan Ekor Lumba-lumba
Alya Nabila Kerja Apa? 5 Fakta Menarik Istri Gunawan Dwi Cahyo: Berdarah Aceh hingga Disebut Wanita Idaman karena Ini
Kebakaran Lahan di Aceh, Dairi, dan Nias Terjadi saat Cuaca Ekstrem: Mengapa Karhutla Bisa Terjadi di Tengah Hujan Deras?