SketsaNusantara.id - Indonesia memiliki total 6.172 desa wisata yang tersebar di seluruh Indonesia dengan keunikan dan potensi khasnya masing-masing.
Di Jawa Timur, tepatnya Kabupaten Sumenep terdapat sebuah desa wisata yang memiliki keunikan, yakni sebagai sentra pengrajin keris yang diwariskan secara turun temurun.
Desa tersebut adalah Desa Aeng Tong-Tong yang ditetapkan oleh UNESCO sebagai satu-satunya desa wisata dengan empu keris terbanyak di dunia.
Aktivitas membuat keris di Desa Aeng Tong-Tong memiliki keunikan tersendiri dan menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjungi desa di Kecamatan Saronggi ini.
Berikut 4 fakta unik tentang aktivitas pembuatan keris di Desa Aeng Tong-Tong yang menarik untuk diketahui.
1. Aktivitas Peninggalan Leluhur
Panorama Desa Aeng Tong-Tong yang terdiri dari perbukitan, ladang padi, ladang tembakau, dan sawah, menjadikan desa ini memiliki lanskap alam yang indah.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Desa, AgenBRILink BRI Buka Akses untuk Lansia dan Petani
Namun daya tarik utama dari desa ini cukup unik, yakni pada aktivitas pembuatan keris yang telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi peninggalan leluhur.
Leluhur masyarakat Desa Aeng Tong-Tong merupakan pembuat keris atau biasa disebut dengan Empu dan mewariskan keahlian tersebut kepada masyarakat hingga kini.
2. Menjadi Mata Pencarian
Masih terus dilestarikan, aktivitas membuat keris di Desa Aeng Tong-Tong menjadi mata pencarian oleh mayoritas masyarakat.
Artikel Terkait
Jumlah Blanko KTP Elektronik Terbatas, Dispendukcapil Jember Fokus Buat Layanan On the Spot ke Desa-Desa
5 Destinasi Wisata di Desa Gubugklakah Malang Jawa Timur, Mulai dari Menikmati Air Terjun hingga River Tubing di Sungai yang Sejuk
Bikin Pilot Projek Tekan AKI-AKB, Bupati Gus Fawait Terjunkan 205 Nakes ke Desa dan Kelurahan di Jember
Langkah Nyata BRI Peduli! Dari Sungai hingga Desa BRILiaN, Begini Wujud Bisnis Berkelanjutan yang Tak Banyak Diketahui
Desa Bertransformasi Jadi Motor Ekonomi Lokal, BRI Apresiasi Inovasi Masyarakat Lewat Penghargaan Desa BRILiaN 2024