SketsaNusantara.id - Jakarta adalah salah satu kota metropolitan di Indonesia dan merupakan pusat pemerintahan sekaligus ibu kota negara.
Daerah ini pada awalnya dikenal dengan nama Batavia dan menjadi pusat perdagangan yang dilabuhi berbagai etnis Nusantara maupun dunia.
Kondisi tersebut menjadikan Jakarta sebagai pusat bertemunya berbagai kebudayaan yang melebur menjadi satu hingga akhirnya membentuk Suku Betawi.
Suku yang merupakan percampuran etnis dari masyarakat Tionghoa, Arab, Melayu, serta etnis Nusantara lainnya ini kental akan kebudayaan yang khas dan masih terjaga hingga kini.
Salah satu tradisi yang dimiliki oleh Suku Betawi adalah tradisi Buka Palang Pintu. Tradisi ini kerap ditemui dalam acara pernikahan adat Betawi dan memiliki ciri khas yang unik.
Berikut beberapa fakta terkait tradisi Buka Palang Pintu yang menarik untuk diketahui.
1. Awalnya Disebut Nyapun
Dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, tradisi Buka Palang Pintu awalnya dikenal dengan istilah Nyapun.
Kata ini memiliki arti berdialog atau berkomunikasi secara sopan dan santun. Sopan dan santun tersebut dilakukan dengan cara berbalas pantun.
2. Terdiri dari 3 Unsur
Artikel Terkait
Siapa Benyamin Sueb yang Disebut Pramono Anung saat Debat Pilkada Jakarta? Berikut Profil Seniman Betawi 'Ayah' Si Doel
Murah Meriah! Mencicipi Pecel Sayur Siram Mpok Iyos yang Terkenal di Kemayoran Jakarta Pusat, Racikan Asli Khas Betawi!
Dirgahayu ke-498 Jakarta 22 Juni 2025! Ini 10 Link Download Twibbon Ucapan HUT Kekinian Desain Kartun Ondel-Ondel Khas Betawi
Banyak Dijual di Depan Pasar dan Sekolah, Jajanan Tradisional asal Betawi ini Banyak Dijumpai di Daerah Lain
10 Ucapan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-80 dalam Berbagai Bahasa Daerah: Ada Betawi, Sunda, sampai Bali