Minggu, 19 Juli 2026

Daftar Kebudayaan Indonesia yang Pernah Diklaim Negara Tetangga: Ada Batik hingga Pacu Jalur, Bahkan Selebriti Tanah Air Ikut Diakui Milik Asing!

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 7 Juli 2025 | 19:00 WIB
Potret batik yang pernah ramai disorot karena diklaim Malaysia, kini dinobatkan warisan budaya tak benda dari Indonesia oleh UNESCO (kemdibud.go.id)
Potret batik yang pernah ramai disorot karena diklaim Malaysia, kini dinobatkan warisan budaya tak benda dari Indonesia oleh UNESCO (kemdibud.go.id)

Aksi anak kecil penari di ujung perahu yang dikenal sebagai Togak Luan, menarik perhatian global karena gayanya yang energik dan penuh percaya diri, dianggap memancarkan aura yang keren.

Sayangnya, kepopuleran ini diiringi klaim sepihak dari negara ASEAN. Sejumlah warganet dari Malaysia, Thailand, hingga Vietnam dan Filipina menyebut Pacu Jalur sebagai bagian dari budaya mereka.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pariwisata Riau menegaskan bahwa Pacu Jalur adalah warisan budaya asli Riau dan kini tengah diusulkan ke UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda untuk mengukuhkan pengakuan dunia.

Baca Juga: Sering Dianggap Sepele, Makanan Rakyat Sejak Zaman Jawa Kuno Ini Justru Diajukan ke Unesco Sebagai Warisan Budaya

3. Reog Ponorogo

Reog, seni tari tradisional dari Ponorogo, Jawa Timur, juga pernah diklaim sebagai bagian dari budaya Malaysia. Tarian ini menampilkan topeng barongan besar berbentuk kepala singa (Singa Barong) dan kostum warna-warni yang khas.

Beberapa pihak di Malaysia menyebut Reog sebagai bagian dari budaya Melayu, namun klaim tersebut langsung dibantah oleh masyarakat Indonesia.

Reog memiliki akar budaya kuat di Jawa Timur dan akhirnya diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda asal Indonesia pada bulan Desember 2024 lalu.

4. Wayang Kulit

Wayang kulit, seni pertunjukan tradisional dari Jawa Tengah, juga pernah diklaim sebagai budaya Malaysia.

Meski UNESCO telah mengakui wayang kulit sebagai Warisan Budaya Takbenda milik Indonesia pada tahun 2003, klaim dari negara lain tetap muncul dan memicu protes dari masyarakat Indonesia.

Padahal menurut catatan sejarah, wayang kulit diperkirakan sudah ada sejak abad ke-2 Masehi dan berkembang seiring masuknya agama Hindu ke Indonesia yang menyatu dengan budaya Jawa.

Baca Juga: Asal Usul Istilah Dalang dalam Wayang Kulit, Salah Satu Warisan Budaya yang Telah Diakui UNESCO

5. Selebriti Indonesia

Tak hanya budaya, sejumlah figur publik Tanah Air juga pernah "diakui" oleh negara tetangga.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: kemdikbud.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X