SketsaNusantara.id - Menjelang perayaan ulang tahun ke-88 Kota Metro, Provinsi Lampung yang jatuh pada Senin, 9 Juni 2025, banyak masyarakat mungkin belum mengetahui bahwa kota ini menyimpan sejarah yang tak biasa.
Nama Metro bukanlah nama asli wilayah ini, dan jejak kolonisasi Hindia Belanda sangat lekat dalam proses kelahirannya.
Berikut ini 3 fakta penting tentang Kota Metro yang patut diketahui, terutama menjelang hari jadinya yang ke-88, sebagaimana dirangkum SketsaNusantara.id dari metrokota.go.id.
1. Awalnya Bernama Trimurjo, Dibangun untuk Kolonis Belanda
Kota Metro tidak serta-merta lahir dengan nama yang kita kenal sekarang. Sejarahnya bermula pada tahun 1934 dan 1935, ketika pemerintah Hindia Belanda memerintahkan pembangunan sebuah desa induk baru bernama Trimurjo.
Tujuan pembangunan ini adalah untuk menampung para kolonis, yakni warga transmigran dari Jawa, yang didatangkan secara resmi oleh pemerintah kolonial.
Kedatangan kolonis pertama ke Trimurjo terjadi pada Sabtu, 4 April 1936. Mereka ditempatkan di bedeng-bedeng yang sudah disiapkan dan diberi penomoran kelompok.
Menariknya, sistem penomoran ini masih populer digunakan masyarakat Metro hingga hari ini, sebuah warisan kecil dari masa lalu yang terus bertahan dalam budaya lokal.
2. Dari Daerah Marjinal Menjadi Kawasan Berkembang Pesat
Setelah para kolonis menempati daerah tersebut, wilayah yang dulunya termasuk dalam Kewedanaan Sukadana, tepatnya di Marga Unyi dan Buay Nuba, mengalami perkembangan pesat.
Daerah yang tadinya baru dibuka perlahan-lahan berubah menjadi kawasan terbuka dengan aktivitas ekonomi yang semakin aktif. Jumlah penduduk pun bertambah seiring waktu, menunjukkan keberhasilan kolonisasi tersebut dalam membentuk permukiman baru yang produktif.
Dewan Marga pun akhirnya mengambil langkah penting. Pada 17 Mei 1937, daerah kolonisasi ini secara resmi dipisahkan dari hubungan marga. Pemisahan ini menjadi langkah administratif awal sebelum Trimurjo berubah menjadi Metro.
3. Nama "Metro" Resmi Digunakan Mulai 9 Juni 1937
Tonggak sejarah penting lainnya terjadi pada Selasa, 9 Juni 1937, ketika nama Trimurjo secara resmi diganti menjadi Metro. Inilah tanggal yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Kota Metro, sebagaimana tertuang dalam Perda Nomor 11 Tahun 2002 tentang Hari Jadi Kota Metro.
Artikel Terkait
Viral Video Anggota DPRD Lampung Utara Sawer DJ di atas Panggung dengan Uang Rp50 Ribuan, Netizen: Tebak Partai?
LHKPN Anggota DPRD Lampung Utara Disorot Usai Viral Sawer DJ, Ternyata Segini Jumlah Kekayaan Hatami, Isi Garasinya Bikin Melongo
Profil Hatami, Anggota DPRD Lampung Utara yang Viral Usai Sawer DJ di Atas Panggung, Mantan Narapidana?
Video Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela Kepergok Nonton Konser Denny Caknan hingga Asik Joget tanpa Pengawalan, Netizen: Bocil Dijadikan Pemimpin
Profil Jihan Nurlela, Wagub Lampung yang Asik Joget di Konser Denny Caknan, Anak Kyai yang Jadi Wakil Gubernur Termuda di Pilkada 2024