Kamis, 4 Juni 2026

2 Masakan Telur Legendaris Favorit Sultan Kraton Yogyakarta, Warisan Nusantara yang Kaya Rempah

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 31 Mei 2025 | 09:00 WIB
Ilustrasi. Menu masakan Kraton Yogyakarta khas olahan telur. (Pexels/Andreas Suwardy)
Ilustrasi. Menu masakan Kraton Yogyakarta khas olahan telur. (Pexels/Andreas Suwardy)

SketsaNusantara.id - Telur bukan sekadar bahan masakan sehari-hari. Di tangan juru masak istana, telur bisa menjadi hidangan berkelas yang sarat cita rasa, sejarah, dan kearifan lokal.

Beberapa resep olahan telur dari Kraton Yogyakarta menunjukkan bagaimana bahan sederhana bisa menjelma menjadi kuliner agung. Salah satunya bahkan menjadi favorit Sri Sultan Hamengku Buwono VIII.

Dikutip SketsaNusantara.id dari buku Ensiklopedia Kraton Yogyakarta, inilah 2 masakan olahan telur yang memperkaya khazanah kuliner Nusantara.

Baca Juga: 5 Olahan Dendeng Khas Kraton Yogyakarta: Favorit Para Raja Mataram dari Sultan HB VII sampai HB IX yang Masih Eksis

1. Semur Dadaran Telur

Dalam dapur Kraton, bumbu dasar seperti bawang merah, bawang putih, merica, dan pala menjadi fondasi utama rasa. Tambahan kecap memperkaya rasa gurih-manis yang khas.

Dari racikan ini lahirlah menu seperti Semur Dadaran Telur, hidangan semur soun khas Kraton yang diberi irisan tipis telur dadar.

Penggunaan soun dan irisan telur tipis menciptakan tekstur dan rasa yang elegan namun tetap membumi.

Baca Juga: Apa Itu Geger Sepoy? Kisah Tragis Kraton Yogyakarta yang Legendaris, Konon karena Upaya Diplomasi yang Gagal

2. Sate Telur

Tak kalah menarik adalah Sate Telur, hidangan yang dibuat dari telur kocok yang dikukus dan dipotong dadu besar.

Setelah itu, potongan telur ini dioles santan dan dibakar seperti sate. Rasa gurih yang berpadu dengan aroma asap dari pembakaran menciptakan cita rasa unik yang konon menjadi favorit Sri Sultan HB VIII.

Tidak seperti sate pada umumnya yang berbahan daging, sate telur ini menghadirkan kesan lembut di lidah.

Baca Juga: Sekolah Khusus Putra Pejabat Kerajaan Kini Tetap Digunakan Jadi SD, Letaknya Ada di Samping Kraton Yogyakarta

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Ensiklopedi Kraton Yogyakarta, Dinas Kebudayaan DIY (2014)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X