Kamis, 4 Juni 2026

Mitos Kunto Bimo Candi Borobudur, Sempat Bikin Pengunjung Rebutan Pegang Arca dalam Stupa hingga Dilarang Balai Konservasi

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 30 Mei 2025 | 12:00 WIB
Mitos di Candi Borobudur (borobudur.injourneydestination.id)
Mitos di Candi Borobudur (borobudur.injourneydestination.id)

 

SketsaNusantara.id - Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan rombongan ke Candi Borobudur, Jawa Tengah membuat publik kembali menyoroti mitos Kunto Bimo yang dipercaya banyak orang hingga saat ini.

Mitos ini menjadi salah satu penyebab banyaknya pengunjung candi Borobudur berbondong-bondong mencoba memegang arca Budha yang ada di dalam stupa.

Hal ini kemudian menjadi salah satu pertimbangan Balai Konservasi Borobudur membuat larangan menaiki stupa dan memegang arca.

Baca Juga: Liburan ke Candi Borobudur di Magelang? Ingat, Dilarang Injak Stupa Ya! Ini 2 Alasannya Menurut Balai Konservasi

Dalam akun TikToknya @konservasiborobudur, larangan tersebut diterapkan untuk mencegah aus pada permukaan padmasana.

Lantas mitos apa sih yang membuat para pengunjung bahkan Presiden Prancis Emmanuel Macron memasukkan tangannya ke dalam stupa?

Sebelumnya, mari kita bahas terlebih dahulu apa itu Kunto Bimo.

Baca Juga: Naik ke Puncak Candi Borobudur, Rombongan Presiden Prancis Emmanuel Macron 'Ditegur' Netizen: Nggak Boleh...

Sejumlah sumber menyebutkan, Kunto Bimo berasal dari bahasa Jawa, di mana Kunto bermakna permintaan atau mendapatkan.

Sedangkan kata Bimo memiliki arti pantang menyerah.

Sehingga jika diartikan secara keseluruhan, Kunto Bimo bermakna pantang menyerah.

Istilah ini kemudian merujuk kepada mitos mengenai arca Budha di Candi Borobudur.

Baca Juga: Prabowo dan Emanuel Macron Naik Puncak Candi Pakai Stairlift, Inilah Tingkatan Borobudur yang Harusnya Dicapai dengan 'Susah Payah'

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Facebook @ayokeperpusnas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X