3. HeHa Waterfall
Wisata yang sempat viral di Bogor ini menawarkan pemandangan unik berupa air terjun buatan terbesar di Indonesia untuk penghuni kota, nih.
Banyak aktivitas yang bisa dilakukan seperti flying fox, high rope, ATV adventure, panahan, dan masih banyak lagi permainan fisik seru untuk dinikmati bersama.
Kamu juga bisa menginap di kawasan HeHa Waterfall. Sudah tersedia perkemahan dengan fasilitas mewah atau penginapan suite untukmu.
Langsung saja kunjungi Jalan Kapten Harun Kabir, Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Bogor.
4. Nagari Pariangan
Pernah disorot oleh media travel New York Travel Budget pada tahun 2012, Nagari Pariangan dijuluki sebagai salah satu desa terindah di dunia.
Letaknya di lereng Gunung Marapi, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Desa ini menghadirkan suasana hijau yang amat asri karena dikelilingi hamparan sawah dan pepohonan rindang.
Selain itu, kamu akan menyaksikan rumah-rumah tua yang dibangun secara tradisional tanpa menggunakan paku bersusun begitu rapi. Pemandangan yang sangat memanjakan mata!
5. Kota Tua Lasem
Disebut juga sebagai “Tiongkok Kecil” di Indonesia karena memiliki banyak bangunan khas Tionghoa, kota ini sebetulnya merupakan bukti keberagaman yang harmonis.
Pasalnya, tidak hanya budaya Tionghoa yang tercermin di kota ini, tetapi banyak juga elemen-elemen dari Jawa, era kolonial Belanda, hingga peninggalan Kerajaan Majapahit.
Artikel Terkait
Liburan Sekolah Kian Dekat! Ngadem di Kebun Teh Jember yang Dibangun Sejak 1918 Bisa Jadi Pilihan Tepat
Ingin Habiskan Libur Panjang di Purwokerto? Berikut 5 Tujuan Wisata Berdasarkan Rekomendasi Pengunjung
Sisi Lain Sejarah Pasar Tanjung yang Sempat Jadi Sumber Kebahagiaan Warga Jember, Pernah Jadi Tempat Penuh Kenangan Usai Berhasil Lawan Penjajah
Melintasi Waktu di Desa Wotawati Gunungkidul, Dusun Bernuansa Kerajaan Kuno yang Punya Malam Lebih Panjang
Pertama di Jember, Cobain Puasnya Makan di Resto Ikan Bakar Malioboro yang Sajikan Alaska King Crab Raksasa
Liburan ke Candi Borobudur di Magelang? Ingat, Dilarang Injak Stupa Ya! Ini 2 Alasannya Menurut Balai Konservasi