SketsaNusantara.id - Pasar seni merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan untuk melestarikan kerajinan tangan dan budaya masyarakat.
Di Indonesia, sudah banyak pasar serupa digelar sebagai upaya menunjang seniman-seniman lokal terutama pengusaha UMKM.
Kalau kamu berkunjung ke Yogyakarta, bolehlah singgah ke Pasar Wiguna yang dibuka dua kali sebulan (biasanya tiap Sabtu) sejak pukul 07.00–12.00 WIB di Taman Ambarrukmo.
Pasar ini mengusung konsep eco culture dan diperuntukkan bagi para artisan lokal untuk membuka lapak dan menjual kerajinan mereka di sini.
Beberapa karya seni yang dijual mencangkup karya rajutan, aksesoris, pakaian dan kain bercorak tradisional, sepatu, permainan tradisional, dan masih banyak lagi.
Dikutip SketsaNusantara.id dari Instagram @pasarwiguna, pasar ini bertujuan untuk menyelaraskan gaya hidup modern dengan nilai-nilai spiritual Jawa yang lekat dengan alam demi mewujudkan karya-karya seni yang bermanfaat.
Baca Juga: Pasar Murah Kembali Digelar Pemerintah Kabupaten Jember di 12 Titik, Catat Tanggalnya!
Para artisan tidak hanya datang untuk berdagang, tetapi juga berinteraksi dan saling berbagi ilmu dengan satu sama lain. Ada acara talks, workshop, hingga tradisi #SalingSuaRasa di mana tiap pelapak akan bertukar karya di penghujung acara.
Karena konsep eco culture-nya, penyelenggara Pasar Wiguna senantiasa melakukan kurasi ketat sebelum memberi lampu hijau kepada karya-karya yang boleh diperdagangkan di sini. Kurasi ini berpijak pada tiga asas, yaitu:
Wellness: Ikut menyadari bersama bahwa kesehatan fisik, pikiran, dan mental menjadi hal yang penting serta belajar tentang hidup selaras alam bahwa apa yang kita konsumsi berasal dari alam sekitar dengan tetap setia berdampingan bersama makhluk hidup di bumi tanpa ada usaha untuk merusak.
Local: Proses pembuatan produk dapat dirunut dari bahan dasar (hulu) hingga bahan jadi (hilir) serta mendukung pangan, sandang, papan lokal Nusantara, kebudayaan Nusantara.
Less waste: Berpartisipasi aktif dalam usaha mengurangi penggunaan sampah plastik di Pasar Wiguna serta ikut mengedukasi pelanggan untuk membawa kantong belanja.
Artikel Terkait
Kangen dengan Cemilan Jadul, Warung Cemilan Cihapit di Pasar Cihapit Bandung Bisa Mengobati Rasa Rindu Itu
Modal 10 Ribu Sudah Bisa Makan Enak di Bali, Emang Beneran Ada? Blusukan ke Pasar Wilayah Denpasar, Ada Kuliner Khas Pulau Jawa yang Ngangenin
Serunya 'Blusukan' di Pasar Ngasem Yogyakarta, Menikmati Kuliner Tradisional di Bekas Pasar Burung Berusia 200 Tahun Lebih
Viral Video Seorang Ibu Jadi Korban Penganiayaan di Pasar karena Diduga Mencuri Bawang, Polisi Ungkapkan Hal ini
Menyelami Balige Lewat Pasar Tradisional dan Kain Mandar, Jejak Sejarah di Tengah Riuhnya Arus Kehidupan