Pilihan lainnya adalah telaga buatan yang jadi ikon desa tersebut selain gunung purbanya. Embung Nglanggeran cocok jadi destinasi pecinta sunset, sebab pemandangan matahari terbenam terlihat amat elok ditonton di waduk mini ini.
Sebetulnya, embung itu sendiri dibuat untuk mengairi kebun durian Montong dan kelengkeng Kane di Nglanggeng.
Sebagai desa wisata, penduduk Nglanggeng tidak hanya membiarkan pengunjung berkeliling untuk cuci mata saja.
Mereka akan mengajakmu turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang lekat dengan rutinitas serta budaya mereka.
Nglanggeng menerapkan prinsip wisata berbasis masyarakat. Kamu akan berinteraksi dengan penduduk lokal, belajar ilmu pertanian dan peternakan, hingga makan kuliner khas desa.
Perpaduan harmonis antara masyarakat, budaya, dan pesona alam inilah yang membuat Nglanggeng dinobatkan sebagai salah satu desa wisata terbaik oleh UNWTO. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Masuk 300 Nominasi ADWI 2024, Desa Wisata Ini Memiliki Situs Megalitikum Terbesar di Asia Tenggara, Cek Lokasinya…
Terdapat Perkebunan Kopi Peninggalan Belanda, Desa Wisata di Madiun Jawa Timur Ini Terletak di Pegunungan Wilis: Masuk Nominasi ADWI 2024?
Desa Wisata Terbanyak Berasal dari Provinsi Ini, Ada 41 Tempat yang Masuk 500 Besar ADWI
Masuk 100 Besar Nominasi ADWI 2024: Desa Wisata di Malang ini Memiliki Air Terjun dan Keragaman Unik Lainnya, Cek Lokasinya di Sini...
Dihuni Oleh 1080 Jiwa, Desa Wisata di Kota Palopo ini Memiliki Pemandangan Gumpalan Awan yang Cantik