Minggu, 19 Juli 2026

Pabrik Gula di Pasuruan Ini Simpan Kisah Tragis! Sering Gonta-ganti Kepemilikan, Kondisinya Kini...

Photo Author
Rifka Fatmawati, Sketsa Nusantara
- Kamis, 15 Mei 2025 | 13:00 WIB
Ilustrasi, pabrik gula di Pasuruan yang dibangun sejak zaman Hindia Belanda.  (Pixabay/Peter H)
Ilustrasi, pabrik gula di Pasuruan yang dibangun sejak zaman Hindia Belanda. (Pixabay/Peter H)

Bahkan sebuah surat kabar di zaman tersebut sempat memuat berita tentang tragedi yang terjadi pada administrator pabrik gula Sukorejo ini yang ditemukan tak bernyawa dengan cara tragis di tahun 1868.

Usai kejadian tragis ini pabrik gula Sukorejo sering berganti-ganti kepemilikan, hingga kemudian dibeli oleh saudagar Hindia Belanda di tahun 1896.

Saudagar kaya dari Hindia Belanda ini juga dikenal sebagai 'Raja Gula' karena memiliki banyak pabrik gula.

Saat itu, Oei Tiong Ham, saudagar Hindia Belanda ini membeli pabrik bersejarah ini dengan harga 10.000 gulden.

Namun karena kerap berselisih mengenai aturan pajak ganda yang ditetapkan oleh pemerintah saat itu, membuatnya hijrah ke Singapura, dan kemudian pabrik ini diambil alih oleh perusahaan Jepang.

Krisis global yang terjadi di tahun 1930 ternyata berdampak pada banyak pabrik gula, hingga membuatnya bangkrut.

Hal ini karena nilai komoditas gula merosot yang berpengaruh pada produksi yang menurun drastis.

Hingga akhirnya pada 1932, pabrik gula Sukorejo di Pasuruan ini mengakhiri masa tanam dan produksinya.

Setelah bangkrut, 4 tahun kemudian bangunan pabrik gula beralih fungsi menjadi pabrik tenun, usai dibeli pengusaha Hindia Belanda.

Pabrik tenun di Pasuruan ini sempat mereguk kesuksesannya hingga membangun beberapa pabrik tenun lainnya.

Namun lagi-lagi krisi ekonomi global membuatnya pabrik ini bangkrut dan kini kondisinya terbengkalai.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @jadimaukemana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X