"Diponegoro telah ditentukan Tuhan untuk menjadi raja di masa depan nanti," ujar Sunan Kalijaga, sebagaimana yang ditulis Peter Carey dalam bukunya tersebut.
Usai menyampaikan ramalan itu, sosok Sunan Kalijaga dikisahkan menghilang begitu saja.
Penampakan tersebut menjadi peneguhan spiritual bagi Diponegoro. Ramalan itu bukan sekadar penghibur jiwa, melainkan pendorong keyakinan bahwa jalan perjuangannya benar.
Sunan Kalijaga, dalam banyak kisah rakyat dan sejarah lisan, dikenal sebagai penasihat para raja di Jawa Tengah bagian selatan serta pelindung spiritual Dinasti Mataram.
Pertemuan gaib ini menegaskan bahwa perjuangan Diponegoro tidak semata dilandasi oleh kemarahan atas ketidakadilan kolonial, tetapi juga oleh keyakinan spiritual dan peran suci yang diyakininya. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Menyusuri Jejak Sejarah di Rumah Karesidenan Kedu yang Jadi Saksi Bisu Penangkapan Pangeran Diponegoro, Bahkan Bekas Amarahnya Masih Ada?
Memilukan dan Menyedihkan, Berikut Kisah Peristiwa Lengkong yang Membuat Pangeran Diponegoro Alami Duka Mendalam
Kursi di Rumah Residen Kedu Magelang Ini Simpan Bekas Tangan Pangeran Diponegoro, Ternyata Begini Kondisinya Sekarang...
Sejarah Benteng Van Den Bosch hingga Keberadaan Makam Pengikut Pangeran Diponegoro yang Dikubur Hidup-Hidup
Menelusuri Makam Eyang Jugo di Gunung Kawi, Konon jadi Guru Spiritual Pangeran Diponegoro