Bagi pencinta kopi, kawasan ini menyajikan secangkir kenikmatan dari hasil lokal. Kopi Jolong, yang terkenal dengan karakter robusta-nya, ditawarkan di beberapa kedai kecil.
Harga satu cangkirnya terjangkau, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp6.000. Rasanya khas, pahit yang mantap dengan sentuhan asam yang ringan, cocok dinikmati sambil memandangi bukit atau bercengkerama bersama teman.
Fasilitas di kawasan ini memang masih sederhana, namun cukup untuk membuat kunjungan terasa nyaman.
Mengingat belum tersedianya transportasi umum ke lokasi, wisatawan disarankan menggunakan kendaraan pribadi. Perjalanan dari Kota Pati memakan waktu sekitar 40 menit.
Dengan tiket masuk seharga Rp8.000, Bukit Naga Jolong menghadirkan pengalaman wisata yang lengkap, kebun buah, kopi lokal, udara pegunungan, hingga lanskap matahari terbit dan terbenam yang menawan.
Bagi yang ingin menepi sejenak tanpa harus menguras kantong, destinasi ini bisa menjadi pilihan tepat. Sebuah tempat yang bukan sekadar pemandangan, tetapi juga ruang untuk meresapi ketenangan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Seru dan Instagramable! 5 Wisata Edukasi di Surabaya yang Wajib Dikunjungi saat Liburan, Dijamin Gak Bikin Bosan!
Anti Bosan! Intip 5 Rekomendasi Wisata di Bandung yang Tetap Buka saat Libur Lebaran
Ibu Kota Negara IKN Jadi Destinasi Wisata Masyarakat Kalimantan saat Lebaran, 2 Tempat Ikonik Ini Juaranya
Kisah Sukses Desa BRILian Wunut Klaten: Dari Wisata Umbul Pelem hingga THR dan Jaminan Sosial Warga
Libur Lebaran Ketupat Jumlah Kunjungan Wisata ke Pantai Papuma Jember Menurun, Ada Apa?