Menurut keterangan, goa di Gumok Mandireh ini berukuran cukup besar yang menyempil di antara bebatuan besar.
Kisah awal Goa Gumuk Mandireh, diketahui berawal dari kehidupan seorang Kyai yang bernama Lasa yang dikenal sebagai pertapa sakti.
Sebagai orang yang dianggap sakti, Kyai Lasa diceritakan kerap bertapa di mulut goa yang berada di puncak Gunong Mandireh.
Menurut cerita, Lasa adalah seorang kyai atau pemuka agama yang menyebar agama islam pada masa peralihan hindu - Islam
Dijelaskan bahwa masyarakat umum mengartikan kata Lasa sebagai tempat mengayak beras yang terbuat dari anyaman bambu.
Lanjut pada cerita, Kyai Lasa digambarkan suka berdzikir di mulut goa dan dipercaya kerap mengibarkan bendera metafisika di puncak Gumok yang dapat dilihat oleh orang-orang tertentu.
Cerita tentang tembusan Goa Gumok Mandireh adalah Pulau Madura berasal dari ilmu yang dimiliki oleh Kyai Lasa yakni ilmu melipat ruang dan waktu.
Diyakini bahwa melalui goa di puncak Mandireh, Kyai Lasa dapat melanjutkan perjalanannya dari Kalisat menuju Madura.
Perjalanan Kalisat - Madura tersebut bisa ditempuh Kyai Lasa hanya dengan sekejap mata saja. Meskipun begitu, ada syarat-syarat dan ritual tertentu agar bisa semuanya bisa dilakukan.
Hingga saat ini, tidak diketahui secara pasti ritual serta mantra atau doa yang dipanjatkan oleh sang Kyai, kini ritual itu dibiarkan tetap menjadi sebuah misteri.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Rekomendasi Wisata Air Terjun Bak Tirai di Lumajang: Ada di Antara Tumpak Sewu dan Goa Tetes, Indah Banget!
Menelusuri Goa Langsih Tempat Bertapa Sunan Kalijaga, Benarkah Ada Cerita Menarik di Bagian Dalamnya?
Goa Gembul di Tuban yang Konon Dijadikan Tempat Rapat Pembahasan Strategi Dakwah Wali Songo dan Persembunyian Sunan...
Situs Peninggalan Kerajaan Majapahit, Goa Suci di Tuban yang Menjadi Kebanggan dari Desa Wangun