Kamis, 4 Juni 2026

Dulu Idola, Kini Tinggal Cerita! Kisah Bus Damri Jember yang Pernah Jaya Sebelum Hilang Ditelan Waktu

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Kamis, 3 April 2025 | 19:00 WIB
Ilustrasi! Bus Damri jadul dengan double gardan (Instagram.com/@busklasik)
Ilustrasi! Bus Damri jadul dengan double gardan (Instagram.com/@busklasik)

SketsaNusantara.idBus Damri merupakan salah satu moda transportasi yang populer di Jember pada era 90-an.

Keberadaan Bus Damri bermula pada tahun 1943, ketika pemerintahan Jepang mendirikan dua perusahaan, yaitu Zidosha Sokyoku dan Jawa Unyu Zigyosha.

Setelah Indonesia merdeka, kedua perusahaan Jepang tersebut diambil alih dan digabung menjadi satu perusahaan dengan nama Djawatan Angkutan Motor Republik Indonesia, yang lebih dikenal dengan DAMRI.

Baca Juga: Pernah Coba Gucel? Kuliner Legendaris Perpaduan Unik Gudeg dan Pecel di Jember Jadi Menu Favorit yang Menggugah Selera, Bule Aja Doyan!

Berdasarkan Maklumat Kementerian Perhubungan RI No.01/DAMRI/46 tanggal 25 November 1946, DAMRI diberi tugas untuk menyelenggarakan angkutan penumpang dan barang di jalan dengan menggunakan kendaraan bermotor.

Menurut wawancara Tim SketsaNusantara.id dengan Sejarawan Jember, RZ Hakim, sekitar tahun 90-an, tarif Bus Damri di Jember hanya 50 rupiah untuk pelajar. Namun, seiring berjalannya waktu, tarif Bus Damri di Jember pun mengalami kenaikan.

Tarifnya mulai naik menjadi 100 rupiah, 200 rupiah, hingga puncaknya pada krisis moneter pada April-Mei 1998, dimana tarif Bus Damri melambung dua kali lipat.

Baca Juga: Cuma 10 Ribu! Keindahan di Bukit Samboja Jember bak Surga Tersembunyi dengan Panorama Istimewa

Pada masa itu, Bus Damri menjadi salah satu transportasi umum favorit di Jember.

Tragedi Bus Damri di Jember

Di awal tahun 2000-an, Bus Damri masih menjadi primadona. Pada kegiatan-kegiatan seperti liburan bersama, masih banyak warga yang memilih menyewa Bus Damri.

Seperti di tahun 2002, rombongan Taman Kanak-kanak yang hendak berwisata ke Pantai Pasir Putih Situbondo memilih menggunakan Bus Damri.

Baca Juga: Bule Aja Suka! 5 Warung Legendaris di Jember, Kuliner Khas Kota Tembakau yang Patut Dicoba, Ada Gudeg Dicampur Pecel?

Namun sayang, hari apes tak pernah diketahui. Sebuah kecelakaan tak terhindarkan pada saat itu.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X