SketsaNusantara.id - Pada bulan April 2025 lalu, International Diabetes Federation (IDF) meluncurkan penemuan tipe diabetes baru, yakni diabetes tipe 5.
Apa yang membedakannya dengan diabetes tipe lainnya terutama pada anak-anak?
Umumnya, diabetes disebabkan karena obesitas atau resistensi insulin tergantung tipenya. Namun, diabetes tipe 5 ternyata dipicu oleh kekurangan gizi kronis dan paling sering ditemukan pada anak-anak.
Baca Juga: Hati-Hati! Makan Pisang Bisa Menyebabkan Gula Darah Naik, Cek 6 Fakta yang Wajib Dipahami
SketsaNusantara.id mengutip dari laman medicalxpress.com, diabetes tipe 5 ditemukan berkat penelitian yang dilakukan oleh Dr. Meredith Hawkins, M.D., M.S, seorang profesor obat-obatan sekaligus founder dari Global Diabetes Institute di Albert Einstein College of Medicine.
Menurutnya, sebetulnya diabetes yang berkaitan dengan malnutrisi ini sudah dikenali ciri-cirinya sejak 70 tahun lalu.
World Health Organization (WHO) pernah mengkategorikannya sebagai penyakit yang berbeda dari diabetes pada tahun 1985, tetapi dihapus karena tiadanya penelitian maupun studi lebih lanjut tentang penyakit tersebut.
Pasien yang menderita diabetes tipe 5 kebanyakan muda dan kurus, sehingga awalnya dikira memiliki diabetes tipe 1.
Namun setelah disuntik dengan insulin, kondisi pasien tidak berubah. Malah membahayakan bagi sebagian pasien, karena membuat gula darah mereka jadi menurun.
Sementara itu, tidak mungkin pasien-pasien tersebut menderita diabetes tipe 2 yang sangat berkaitan dengan obesitas. Kebingungan inilah yang mendasari Hawkins memulai penelitiannya sejak tahun 2010.
Beberapa gejala diabetes tipe 5 selain tubuh kurus yang perlu diwaspadai antara lain:
1. Rasa lapar dan haus yang cepat muncul.