2. Sering dan banyak buang air kecil.
3. Kesemutan.
4. Mata kabur.
5. Nutrisi di bawah seharusnya (underweight).
Diabetes tipe 5 banyak ditemukan di negara-negara Asia dan Afrika. Oleh sebab itu, kita sebagai warga Indonesia wajib waspada akan penyakit ini, terutama karena ia berhubungan dengan kekurangan gizi.
Lebih tepatnya lagi, pankreas yang rusak akibat kekurangan nutrisi jadi pemicu utama diabetes tipe 5. Kerusakan pankreas ini mengakibatkan produksi insulin terlalu sedikit untuk tubuh.
Beberapa faktor yang mungkin berkontribusi terhadap berkembangnya diabetes tipe 5 antara lain:
1. Kurangnya edukasi tentang pemenuhan nutrisi.
2. Lingkungan yang tidak mendukung.
3. Faktor ekonomi rendah.
Para orang tua harus belajar cara menyiapkan makanan yang memiliki gizi seimbang, terutama karena malnutrisi yang menyebabkan diabetes tipe 5 ini berkembang sejak masa kanak-kanak hingga remaja. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Menguak Makna Siraman, Prosesi Budaya Jawa Pada Pernikahan Pasangan Keturunan Eropa, Luna Maya dan Maxime Bouttier
Sambut Peringatan Hari Kanker Ovarium Sedunia 2025, Kenali Penyebab dan Penganan Tepat Penyakit Ini, Benarkah Sukar Dideteksi?
Resort Termewah di Bali? Intip 4 Fakta Lokasi Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier: Tempat Elit Harga Kamar Mulai Rp10 Juta
Suka Memanaskan Makanan Sisa? Hati-Hati! 6 Makanan Ini Tidak Boleh Dipanaskan Berulang-ulang, Bisa Picu Kanker Loh!
Jangan Sembarangan! Ini Posisi Tidur Terbaik Menurut Dokter demi Menjaga Kesehatan dan Tubuh Lebih Bugar
8 Rekomendasi Aktivitas Healing Seru saat Long Weekend: Gak Perlu Jauh-Jauh, yang Dekat Juga Asyik!
8 Spot Olahraga Favorit Anak Muda Jakarta: Gaya Hidup Sehat Jadi Makin Seru!