Kamis, 18 Juni 2026

'Shut Up KDM', Bobotoh Sindir Dedi Mulyadi di Laga Persib vs Arema, Aksi Protes Suporter untuk Gubernur Jabar Karena Bawa Sepak Bola ke Ranah Politik?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 25 April 2026 | 15:30 WIB
Bobotoh pasang spanduk sindiran untuk KDM, aksi protes suporter yang menilai Gubernur Jabar bawa nama Persib ke politik (Instagram/indonesiafootball_fans)
Bobotoh pasang spanduk sindiran untuk KDM, aksi protes suporter yang menilai Gubernur Jabar bawa nama Persib ke politik (Instagram/indonesiafootball_fans)

SketsaNusantara.id - Pertandingan sepak bola antara Persib Bandung vs Arema FC Malang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada hari Jumat, 24 April 2026 mencuri perhatian publik.

Di tengah persaingan dua klub di lapangan, suporter Persib atau yang dikenal sebagai Bobotoh membentangkan spanduk besar bertuliskan "Shut Up KDM" yang dipasang di tribun sebelah utara.

Aksi suporter tersebut terekam kamera dan seketika jadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak yang mempertanyakan maksud pemasangan spanduk tersebut hingga jadi trending topic di platform X (dulu Twitter) maupun Instagram.

Baca Juga: Heboh! Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara Liga 1 dari Sunroof Mobil Dinas Bareng Bobotoh, Buka Baju di Tengah Kerumunan

Tak sedikit yang menyebut aksi suporter Persib ini sebagai bentuk protes yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM.

Publik menilai Dedi Mulyadi kerap membawa nama Persib dalam berbagai pernyataan dan meminta Gubernur Jabar tak membawa sepak bola ke ranah politik.

"SHUT UP KDM. Kritik keras dari tribun utara untuk Gubernur Jabar, Kang Dedi Mulyadi. KDM di anggap mencari panggung dengan nama Persib Bandung," tulis akun @indonesiafootball_fans, komunitas suporter sepak bola Indonesia dikutip SketsaNusantara.id pada hari Sabtu, 25 April 2026.

Baca Juga: Detik-Detik Dedi Mulyadi Ngamuk! Ulah Suporter Persikas di Forum Rakyat Subang Bikin KDM Naik Pitam: Punya Otak Kamu...

Spanduk putih bertuliskan "Jangan Bawa Persib ke Politik" juga membentang dari tribun sebelah utara yang terlihat sejak awal babak kedua hingga pertandingan berakhir.

Bukan tanpa alasan, spanduk tersebut diduga merupakan aksi protes Bobotoh yang tidak senang dengan unggahan KDM di media sosial yang ikut membawa nama Persib yang dianggap menyampuradukkan dengan urusan klub untuk tujuan politik.

Para suporter menyoroti KDM yang sebelumnya mempublikasikan bantuan dana senilai Rp1 miliar dari Menteri Perumahan dan kawasan Pemukiman, Maruar Sirait untuk skuad Maung Bandung.

Baca Juga: Dijuluki Gubernur Konten, Intip Gaji Dedi Mulyadi dari Media Sosial, Berapa Penghasilan KDM dari Kanal YouTubenya?

"Saking pinginnya Persib juara dalam 3 kali berturut-turut dan 5 kali dalam sepanjang sejarah liga di Indonesia, Kang Asep Ara Sirait memberikan supporting bantuan Rp1 miliar," ujar Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat dalam unggahan di akun Instagram @dedimulyadi71 yang diunggah pada hari Selasa, 21 April 2026.

Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung Persib untuk meraih gelar juara di Liga 1 2025/2026. Unggahan tersebut mendapat sorotan tajam dan menuai kritik dari Bobotoh.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X