SketsaNusantara.id - Bek Timnas Indonesia sekaligus kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, harus mengubur harapan meraih penghargaan Puskas Awards 2025.
Meski namanya masuk dalam nominasi berkat gol spektakuler yang sempat menyita perhatian publik internasional, Ridho akhirnya finis di peringkat keempat.
Kendati demikian, sikap dewasa dan penuh sportivitas ditunjukkan sang pemain melalui unggahan media sosialnya yang justru memicu gelombang dukungan dari netizen.
Kabar mengenai hasil Puskas Awards 2025 tersebut dihimpun SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @folksy_football mengunggah informasi terkait posisi akhir Rizky Ridho.
“Bek Timnas Indonesia sekaligus kapten Persija, Rizky Ridho, gagal meraih Puskas Awards 2025,” tulis akun tersebut.
Unggahan itu juga menambahkan bahwa berdasarkan informasi yang beredar, Ridho menempati peringkat keempat di bawah Declan Rice dan Lamine Yamal.
Masih dalam caption yang sama, dijelaskan bahwa pemenang Puskas Awards 2025 adalah pemain asal Argentina, Montiel, yang mencetak gol melalui tendangan salto dari luar kotak penalti.
“Rizky Ridho tetap membanggakan nama Indonesia,” tulis lagi akun tersebut.
Pernyataan ini seolah menegaskan bahwa pencapaian Ridho sudah menjadi kebanggaan tersendiri, terlepas dari hasil akhir penilaian.
Baca Juga: Jay Idzes Curi Sorotan di San Siro, Kapten Timnas Indonesia Bawa Sassuolo Raih Poin Berharga
Respons serupa juga datang langsung dari Rizky Ridho melalui unggahan Instagram Story di akun peribadinya @rizkyridhoramadhani.
Dalam unggahan tersebut, Ridho membagikan potret dirinya sedang menjalani latihan kebugaran di gym dengan ekspresi tersenyum.
Artikel Terkait
Bungkam Persebo Muda Bondowoso 3 Gol Tanpa Balas, Persid Jember Merangsak Naik ke Puncak Klasemen Grup H Liga 4
Persib Bandung Bersiap Tambah Amunisi Jelang 16 Besar ACL 2, Nama Maarten Paes hingga Joey Pelupessy Mencuat
Nyaris Berujung Bentrok di BRI Super League 2025/26, Yance Sayuri dan Marc Klok Akhirnya Berdamai: Emosi Sesaat yang Ditutup Sportivitas Rekan Timnas
Menuntaskan 30 Kilometer dengan Luka yang Tak Sembuh, Kisah Daudy Yusuf di Trail Siksorogo Jadi Simbol Keteguhan Melawan Batas Diri
Ketika Sepak Bola Melampaui Lapangan, Maarten Paes dan Dean James Berdiri Bersama Korban Bencana di Sumatra