Ia bahkan mengakui bahwa keputusannya melakukan dua aktivitas berat secara berurutan merupakan hal yang cukup ekstrem.
“Edan. Ga lagi2 deh leg day trus renang,” lanjutnya, menutup dengan satu kata singkat, “Bajing.”
Unggahan ini dengan cepat menuai beragam respons dari warganet. Banyak yang mengapresiasi kedisiplinan dr Tirta dalam menjaga kebugaran, bahkan saat sedang merayakan kemenangan klub kesayangannya. Salah satu komentar datang dari akun @budid0remi, yang menuliskan emotikon api sebagai bentuk dukungan dan kekaguman.
Perayaan kemenangan Liverpool oleh dr Tirta ini menjadi contoh bagaimana euforia sepak bola dapat diekspresikan secara positif dan produktif.
Alih-alih larut dalam perayaan yang bersifat konsumtif, dr Tirta justru memanfaatkan momen tersebut untuk memperkuat komitmennya terhadap gaya hidup sehat.
Sebagai figur publik yang dikenal vokal dalam isu kesehatan dan kebugaran, langkah dr Tirta ini dinilai konsisten dengan pesan yang selama ini ia sampaikan.
Kemenangan klub favorit tidak hanya menjadi sumber kegembiraan emosional, tetapi juga motivasi untuk tetap disiplin menjaga tubuh dan kesehatan.
Perayaan dengan cara seperti ini sekaligus memperlihatkan bahwa olahraga dan sepak bola dapat saling melengkapi, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai inspirasi untuk menjalani hidup yang lebih seimbang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Bolehkah Olahraga Siang Hari Di Bulan Ramadhan? Ini Waktu yang Tepat untuk Olahraga Saat Puasa Menurut dr. Tirta
Kedatangan Teman yang Sedang Depresi? Jangan Lakukan Ini, dr Tirta Jelaskan Cara Terbaik yang Harus Dilakukan Agar Tak Celaka
Andre Rosiade Tuding Ada Pemain Timnas Pura-Pura Cidera hingga Sebut Bukti Hasil MRI, dr. Tirta: Data Pasien Itu Bersifat Privat
Sering Diminum untuk Pembentukan Otot, Bolehkah Penderita Hipertensi Mengonsumsi Kreatin? Ini Kata dr. Tirta
Apakah Makan Kulit Ayam Bisa Menyebabkan Kanker? Ini Jawaban dr. Tirta!
Dr. Tirta Soroti Kasus Tewasnya Driver Ojol saat Demo 28 Agustus, Sebut Permintaan Maaf Saja Tak Cukup: Sangat Gak Masuk Akal