“Port FC sendiri sudah bermain dengan 10 pemain dari menit 73 setelah pemain mereka, Chanukan Karin mendapat kartu merah secara langsung,” jelasnya.
Sementara itu, di kubu Buriram United, terdapat dua pemain Timnas Indonesia yang juga menarik perhatian publik. Namun, keduanya tidak masuk daftar susunan pemain.
“Sementara itu dikubu Buriram United, dua pemain Timnas Indonesia, Shayne Pattynama & Sandy Walsh tidak ada di DSP pada laga ini karena masih cedera,” tulis akun @bloopersfootball.
Informasi ini memperjelas bahwa absennya dua pemain tersebut bukan karena keputusan teknis, melainkan faktor kebugaran.
Unggahan tersebut dilengkapi dengan potongan video yang memperlihatkan momen pelanggaran Asnawi, reaksi wasit yang mengangkat kartu, hingga adu dorong antarpemain kedua tim. Visual inilah yang kemudian memantik diskusi luas di kolom komentar.
“Waduh.. lepaskan Asnawi.. lepaskan semua beban dipikiran mu, fokus ke bola,” tulis @dynasti_tao.
Komentar ini bernada empati dan menilai tekanan pertandingan mungkin memengaruhi emosi sang pemain karena sebelumnya Asnawi diserang oleh buzzer setelah menanggapi pernyataan dari Exco PSSI.
Di sisi lain, ada pula komentar yang menyoroti dominasi Buriram United.
“Buriram yang superior, klo di Liga cuma bisa menang 1-0 doang,” komentar dari @hiban.bachtir.
Pernyataan tersebut menilai bahwa meski Buriram menang, skor tipis menunjukkan perlawanan Port FC tetap signifikan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Persib Antar Indonesia Naik Peringkat Asia: Lolos 16 Besar ACL 2 dan Beri Dampak Besar untuk Slot Kompetisi 2027/28
Asnawi Mangkualam Angkat Suara Soal Isu Kapten Timnas: Klarifikasi Panjang Hentikan Bola Liar Setelah Pernyataan Exco PSSI
Egy Maulana Vikri Sambut Kelahiran Putri Pertama, Adiba Khanza Melahirkan di Tanggal Cantik
Kemenangan yang Terlambat! Indonesia U22 Menang 3-1 atas Myanmar, tapi Gagal ke Semifinal SEA Games 2025
Kevin Diks Ungkap Alasan Tak Gunakan Bahasa Belanda di Timnas: Kami Harus Bersama-Sama
Persid Jember Berikan Santunan Anak Yatim, Manajer Macan Raung: Doa Mereka Memberikan Ketenangan Bagi Tim