Ia menyebut, kerja sama antara PSSI dan I-League bertujuan untuk menciptakan liga yang bersih serta pertandingan yang adil.
Tujuan akhirnya adalah memastikan suporter yang hadir di stadion bisa pulang dengan rasa aman dan bahagia.
"Ini menjadi bagian transformasi nyata yang dilakukan PSSI bersama I-League untuk menciptakan liga yang bersih dan hasil pertandingan yang fair sehingga tidak terjadi kontroversi. Untuk memastikan suporter yang hadir di stadion bisa pulang ke rumah dengan selamat," tulis Erick Thohir di caption akun Instagram-nya, @erickthohir.
Kehadiran VAR di Liga 2 memicu berbagai tanggapan dan kritik dari warganet.
"FYI: Liga Jepang Divisi 2 (JLeague 2 jp) sudah pake VAR semenjak tahun 2021, Liga Korea Divisi 2 (KLeague 2 kr) sudah pake VAR semenjak tahun 2021, Liga Thailand Divisi 2 (Thai League 2 th) sudah pake VAR semenjak 2024. PSSI gapunya prestasi di Liga sih jadinya VAR dijadikan prestasi dan asal bunyi pula kalo satu-satunya Liga 2 di Asia yang menggunakan VAR," tulis @handika.wirayuda memberi catatan kritis.
Komentar tersebut memberikan informasi jika Indonesia bukan satu-satunya di Liga kasta kedua yang menggunakan VAR, karena masih sudah digunakan di Liga Jepang, Liga Korea, dan Liga Thailand.
Baca Juga: Cedera dan Operasi di Belanda, Ole Romeny Diragukan Tampil di Piala Dunia Round 4, Sampaikan Pesan untuk Kluivertaß
"Pakai VAR, tapi VAR-nya diakali," komentar lain bernada sindiran muncul dari akun @makassararena.
VAR selama ini dikenal sebagai salah satu inovasi terbesar dalam dunia sepak bola modern.
Teknologi ini memungkinkan wasit untuk mengambil keputusan dengan lebih akurat melalui rekaman video yang dapat ditinjau ulang.
Dengan diterapkannya VAR di Liga 2, diharapkan tidak ada lagi keputusan kontroversial yang merugikan klub maupun pemain.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Erick Thohir Kembali Jadi Sorotan Netizen Usai Timnas Putri U-20 Menang tapi Gagal Lolos Piala Asia
Angkat Alexander Zwiers Sebagai Technical Director Baru, Erick Thohir Ungkap Harapan Atas Kehadirannya
Garuda Muda Tertinggal 0-1 dari Korea Selatan di Babak Pertama AFC U-23 Asian Cup Qualifiers 2026
Timnas Indonesia Gagal ke Piala Asia U-23 2026 Usai Takluk 0-1 dari Korea Selatan, Netizen: Hanya Menang Penguasaan Bola
Shin Tae Yong Luncurkan Buku One Team di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia dari Korea Selatan: Kebetulan atau Sindiran?