Meski fokus pada Timnas, Verdonk juga bicara soal persaingan di klub barunya.
Ia mengaku siap membantu tim dengan sepenuh hati, baik saat bermain maupun ketika hanya berlatih.
“Seperti pemain sepak bola lainnya, saya ingin bermain tetapi jika tidak, saya akan melakukan segala kemungkinan untuk membantu tim sebanyak mungkin dan memberikan segalanya dalam latihan,” ucapnya.
Verdonk juga menyinggung rekan setimnya, Romain Perraud, sebagai sosok yang membuatnya termotivasi.
“Dengan Romain Perraud, persaingan sehat, ini lebih merupakan kerja sama. Dia akan membuat saya lebih baik dan saya akan membuatnya lebih baik,” tuturnya.
Tidak dapat dipungkiri, sosok Shin Tae-yong menjadi faktor besar yang berhasil menarik sejumlah pemain keturunan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.
Kini, perjalanan tersebut akan berlanjut bersama pelatih anyar Patrick Kluivert yang dipercaya PSSI untuk melanjutkan tongkat estafet kepelatihan Shin Tae-yong.
Fokus utama pun jelas dengan membawa Indonesia bersaing di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, sebuah misi besar yang dinantikan publik tanah air.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Shin Tae Yong Luncurkan Buku One Team di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia dari Korea Selatan: Kebetulan atau Sindiran?
Cedera dan Operasi di Belanda, Ole Romeny Diragukan Tampil di Piala Dunia Round 4, Sampaikan Pesan untuk Kluivert
Langkah Berani Erick Thohir, Gandeng Borussia Dortmund demi Pembinaan Pemain Muda hingga Sepak Bola Putri Indonesia
Timnas Futsal Indonesia Angkat Trofi Juara CFA International Futsal Tournament 2025 di China
Viral Pemain Muda Gagal Masuk EPA Madura United Gara-Gara Biaya Rp15 Juta, Klub Buka Suara dan Jelaskan Rinciannya