Kamis, 4 Juni 2026

5 Fakta Insiden Pelemparan Batu ke Bus Persik Kediri Pasca Laga Kontra Arema di Kanjuruhan Malang: 5 Orang Luka, Pelaku Diburu Polisi, Apa Kata PSSI?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 12 Mei 2025 | 18:00 WIB
Potret bus Persik Kediri yang terkena insiden pelemparan batu dari suporter Arema FC di Kanjuruhan Malang hingga membuat 5 kru terluka  (X/tweetpersik)
Potret bus Persik Kediri yang terkena insiden pelemparan batu dari suporter Arema FC di Kanjuruhan Malang hingga membuat 5 kru terluka (X/tweetpersik)

2. Bus Persik Kediri Dilempari Batu, 5 Staf Terluka

Usai pertandingan, bus yang ditumpangi tim Persik Kediri menjadi sasaran pelemparan batu oleh oknum suporter Arema FC di luar area Stadion Kanjuruhan, tepatnya di ruas jalan menuju Kota Malang.

Dalam video yang diunggah akun X @persikfckediri, tampak suporter Arema berjejer berada di sisi jalan hingga ada yang melempari bus dengan batu hingga kaca pecah.

Manajer Persik Kediri, M. Syahid Nur Ichsan, membenarkan kejadian ini yang mengakibatkan 5 orang dari staf kepelatihan Persik mengalami luka pada bagian kepala.

"Ya betul (ada pelemparan), ada 5 orang terluka dari staf kepelatihan karena semuanya duduk di daerah depan kaca terkena lemparan batu," ungkap M. Syahid Nur Ichsan, dikutip dari postingan akun X @panditfootball.

Diketahui pelatih Persik, Divaldo Alves, dan asisten pelatih Antonio Claudio termasuk di antara korban yang terluka akibat terkena pecahan kaca pasca pelemparan batu di Malang.

Baca Juga: Rekam Jejak Karir dan Harta Kekayaan Hakim Mangapul yang Ditangkap Kejagung, Pernah Tangani Kasus Kanjuruhan!

3. Polres Malang Selidiki Pelaku Pelemparan Batu ke Bus Persik Kediri

Manajer Persik Kediri menyebut insiden ini sudah dilaporkan pad pihak ke berwajib dan sedang dalam proses penyelidikan.

"Semua sudah kami urus ke kepolisian dan sekarang kami fokus untuk pulang ke Kediri karena ada staf yang terluka harus dapat perawatan medis," kata M. Syahid.

Sementara itu, Polres Malang dalam keterangan pada awak media menyebut telah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan rekaman CCTV dan keterangan saksi untuk mengidentifikasi pelaku.

"Proses penyelidikan dan pengejaran masih terus dilakukan, kami pastikan proses hukum tetap ditegakkan pada siapapun yang melakukan tindakan tersebut," ungkap AKBP Danang Setiyo PS selaku Kapolres Malang pada hari Minggu, 11 Mei 2025.

Baca Juga: Muncul Hari Duka Sepak Bola Nasional 1 Oktober di Media Sosial, Tolak Lupakan Tragedi Pilu Kanjuruhan, Publik: Hari Kelam...

4. Arema FC Minta Maaf, Proses Hukum Berjalan

Manajemen Arema FC melalui panitia pelaksana pertandingan menyampaikan permintaan maaf atas insiden ini.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X