Postingan Deddy Corbuzier seketika mencuri perhatian publik dan mengundang beragam komentar dari netizen dan rekan-rekan artis termasuk Sabrina Chairunnisa, istrinya sendiri.
Tak sedikit warganet yang menyinggung hukum di Indonesia yang tidak tegas dan "lembek" pada koruptor.
Di sisi lain banyak netizen yang menyinggung semua orang bakal rela jadi koruptor karena hanya dipenjara beberapa tahun saja, bahkan dapat keringanan atau remisi yakni pengurangan masa hukuman karena berperilaku baik.
"Penjara cuman 6 tahun, nanti dapat pengurangan kelakuan baik. tiba2 1-2 tahun keluar. Keluar-keluar tinggal dinikmatin deh hasil uang korupsi (triliunan) yang sudah di amankan di LN. Indahnyaaaa konoha," komentar pedas Sabrina yang ditulis melalui akun Instagram @sabrinachairunnisa.
"Kalo, 5 T (hukuman) 6,5 tahun penjara, berarti kalo korup 700 milyar = 1 tahun, 58,3 milyar = dipenjara 1 bulan, 1,9 milyar = dipenjara sehari aja (maybe, milih ini boleh gak)?" sindir akun @wi_line.
"Miris kan, lembeknya hukum di konoha, kalo punya power, punya duit, korupsi ratusan triliun plus kelakuan baik diringankan hukumannya, gimana korupsi ga subur di Indonesia?" komentar akun @adwiyyah77.
Tak hanya Deddy Corbuzier, Mahfud MD sebelumnya juga sempat protes pada hakim yang memvonis Harvey Moeis dan menyinggung soal "keadilan".
Mantan Menkopolhukan itu menyebut vonis hukuman Harvey Moeis terlalu ringan dan mempertanyakan denda Rp 211 M yang tak sampai 1% karena tidak menutupi kerugian negara 300 T.
"Di mana keadilan? Harvey Moeis divonis 6,5 tahun sebelumnya dituntut jaksa 12 tahun padahal merugikan negara ratusan triliun," komentar Mahfud MD dalam postingan Instagram yang diunggah pada hari Kamis, 26 Desember 2024.
"Yang menyesakkan adalah denda 211 M artinya hanya 0,007 persen dari total kerugian negara 300 T, bagaimana ini?" pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!