Pemilik akun Threads @joharictum yang mengaku pernah bekerja di lingkungan kantor Hotman Paris, mengungkap fakta dan menyebut perselisihan antara Frank dengan sang ayah memang bukan hal baru meski jarang dapat sorotan publik.
"Sebagai mantan tim Hotman 911, dan beberapa teman kampus gue juga kerja di kantornya Hotman. Itu konflik Frank sama bapaknya real ya guys, udah lama. Apalagi anak-anaknya memang nggak suka sama gaya hidup bapaknya dan sama si Benny (aspri Hotman) itu," tulisnya.
Pernyataan itu kembali memunculkan dua pandangan berbeda di kalangan publik. Sebagian menganggap konflik keluarga tersebut memang nyata, sementara sebagian lainnya tetap meminta masyarakat tidak mengabaikan proses hukum yang sedang berjalan.
Sebelumnya, Febrie Adriansyah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang setelah penyidik menggeledah sebuah rumah di Sentul, Bogor, dan menemukan emas seberat 74 kilogram serta uang tunai dengan total nilai sekitar Rp477 miliar.
Febrie mengakui rumah tersebut merupakan miliknya, meski tercatat atas nama mertua. Namun, ia membantah emas maupun uang yang ditemukan di dalam brankas merupakan miliknya.
Dalam perkembangan penyelidikan, polisi juga menggeledah Cafe de'Clan Signature di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.
Di tengah proses penyidikan yang sedang berlangsung, publik dikejutkan dengan pengakuan dari seoranh pengusaha bernama Don Ritto yang mengaku sebagai pemilik aset yang disimpan di rumah tersebut. Ia menyatakan rumah di Sentul digunakan sebagai tempat penyimpanan aset untuk kepentingan yayasan yang didirikannya.
Kasus ini semakin menyedot perhatian setelah Hotman Paris resmi menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah.
Hotman mempertanyakan penyidik kepolisian yang menggeledah rumah kliennya di Sentul, Bogor, karena dilakukan tanpa pemeriksaan terlebih dahulu.
Ia juga menduga terdapat unsur kriminalisasi terhadap Febrie, mengingat mantan Jampidsus itu dikenal pernah menangani sejumlah perkara korupsi besar.
Menariknya, Hotman mengaku tidak berharap bayaran dalam perkara tersebut. Dalam pernyataannya, Hotman menjelasakan alasannya membela Febrie demi menjaga marwah Presiden Prabowo Subianto sebagai salah satu jaksa yang memiliki rekam jejak dalam mengungkap berbagai kasus mega korupsi di tanah air.
Hingga kini, polemik seputar keputusan Hotman Paris menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah maupun perseteruannya dengan kedua putranya masih terus menjadi perbincangan di media sosial, bersamaan dengan perhatian publik terhadap perkembangan proses hukum yang sedang berlangsung.
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!